GORONTALO — Bentley mengumumkan bahwa sistem suara untuk Torcal EV akan menggunakan rekaman instrumen asli yang dimainkan oleh musisi profesional. Keputusan ini diambil setelah tim teknis Bentley menganalisis karakter suara knalpot terbaik dari mesin V8 mereka. Menurut Bentley, kesempurnaan seragam dari suara sintetis justru terasa monoton — ketidaksempurnaan alami dari pukulan drum atau gesekan senar dianggap lebih cocok untuk meniru denyut dan karakter mesin V8.
"Bentley Dynamic Symphony tidak dirancang untuk mereplikasi suara mesin, tetapi untuk membangkitkan perasaan yang sama," tulis Bentley dalam pernyataan resmi yang dikutip dari rilis mereka. "Suara Torcal tidak seperti mobil listrik lain. Dimainkan oleh musisi terampil, identitas sonik powertrain ini diciptakan menggunakan instrumen asli, termasuk drum, viola, dan bass gitar. Kuat dan emosional, suara ini menggema karakter dan kehadiran ikonik V8 Bentley."
Sistem ini responsif terhadap input pengemudi — saat pedal gas ditekan lebih dalam, komposisi musik akan berubah intensitasnya. Ini berbeda dengan pendekatan beberapa pabrikan lain yang hanya memutar file audio statis atau suara sintetis yang tidak berubah seiring akselerasi.
Bentley mengonfirmasi bahwa drum menjadi elemen inti dari komposisi suara Torcal. Tim pengembang menemukan bahwa pukulan drum yang dimainkan manusia memiliki variasi mikro yang tidak bisa ditiru oleh mesin — variasi inilah yang menurut mereka paling mendekati karakter tidak seragam dari suara mesin V8. Video teaser yang dirilis Bentley memperlihatkan seperangkat alat musik gesek dan perkusi, menandakan bahwa komposisi akhir akan berskala orkestra penuh.
Sayangnya, cuplikan video tersebut belum menampilkan suara utuh Torcal. Bentley berencana memamerkan sistem suara ini bersamaan dengan peluncuran resmi mobil pada September mendatang.
Pendekatan Bentley ini menjadi angin segar di tengah tren suara mobil listrik yang cenderung datar atau justru mengganggu. BMW sebelumnya telah bekerja sama dengan komposer Hans Zimmer untuk menciptakan suara khas untuk model EV mereka. Sementara itu, sistem Fratzonic milik Dodge menuai kritik karena dianggap tidak menarik dan mengganggu. Semakin banyak pabrikan yang menyadari bahwa suara mobil listrik bukan sekadar pemenuhan regulasi keselamatan pejalan kaki, melainkan juga elemen penting dari karakter dan identitas merek.
Belum ada konfirmasi apakah sistem suara ini akan tersedia untuk pasar Indonesia atau kapan Torcal EV akan diperkenalkan secara global. Yang pasti, pendekatan Bentley membuka jalan bagi pabrikan lain untuk lebih berani bereksperimen dengan komposisi musik asli, bukan sekadar suara sintetis murahan.