Wagub Gorontalo Idah Syahidah Salat Iduladha di Masjid Asy-Syahidah, Salurkan 22 Ekor Sapi Kurban ke Seluruh Kabupaten/Kota

Penulis: Eri Subagio  •  Rabu, 27 Mei 2026 | 13:18:08 WIB
Wagub Gorontalo Idah Syahidah melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Asy-Syahidah bersama keluarga.

KOTA GORONTALO — Idah Syahidah hadir di masjid yang berjarak sekitar 20 meter dari kediaman pribadinya dengan berjalan kaki. Ia didampingi putra sulung Alham Habibie, putri bungsu Kirana Habibie, serta cucu-cucu. Salat Ied dimulai pukul 07.00 Wita dengan khatib Ustad Imran Muharam dan imam Ustad Agus Mamulai.

Khutbah: Iduladha Bukan Sekadar Penyembelihan Hewan

Dalam khutbahnya, Ustad Imran Muharam menyampaikan bahwa Iduladha merupakan momentum meneladani ketakwaan dan keikhlasan Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS. Menurutnya, kisah pengorbanan tersebut mengajarkan umat Islam untuk mendahulukan ketaatan kepada Allah SWT di atas kecintaan terhadap harta maupun keluarga.

“Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang keikhlasan dalam mengorbankan sebagian harta dan kepentingan dunia demi mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Ustad Imran.

Ia juga mengingatkan pentingnya meneladani kesabaran dan keteguhan Siti Hajar dalam menghadapi ujian kehidupan. Momentum Iduladha, kata dia, menjadi sarana memperkuat iman, ketakwaan, dan kepedulian sosial antarsesama.

Distribusi 22 Ekor Sapi ke Kabupaten dan Kota

Pada Iduladha tahun ini, Wagub Idah Syahidah menyalurkan hewan kurban sebanyak 22 ekor sapi. Hewan kurban tersebut didistribusikan ke kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo.

Gelar Griya dan Silaturahmi Bersama Pimpinan OPD

Usai melaksanakan salat Ied, Wagub Idah menjamu jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di rumah pribadinya di Moodu. Acara gelar griya dan silaturahmi tersebut berlangsung setelah prosesi penyembelihan dan distribusi hewan kurban.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: berita.gorontaloprov.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top