POHUWATO — Pekerjaan normalisasi melibatkan satu unit excavator dan merampungkan tiga pekerjaan pokok di fasilitas penampungan air milik PDAM Tirta Moolango. Ketebalan sedimen yang dikeruk mencapai 50 sentimeter, sementara tim juga meratakan sisa material dan membersihkan kolam pengendapan atau sediment pond.
Sedimentasi yang menumpuk disebut berpotensi mengganggu aliran dan menghambat kelancaran pasokan air bersih ke warga. Tanpa pengerukan berkala, tumpukan sedimen berisiko menyumbat saluran dan menurunkan kualitas air yang disalurkan ke rumah-rumah warga.
Mengapa Pengerukan Dipilih Saat Debit Air Menurun
Debit air di area intake sedang menurun akibat kemarau panjang, dan kondisi itu membuat ketersediaan air bagi masyarakat berkurang. Pani Gold Mine melihat penurunan debit sebagai momentum paling tepat untuk membersihkan fasilitas penampungan dari endapan lumpur.
Langkah antisipasi ini penting untuk mencegah masuknya air berlumpur ke dalam sistem distribusi Instalasi Pengolahan Air PDAM. Ketika debit air meningkat pada musim hujan, suplai air bersih kepada masyarakat diharapkan kembali normal.
"Kami memang melihat musim kemarau ini sebagai momentum paling tepat untuk melakukan normalisasi jalur air secara menyeluruh," jelas CSR Manager Pani Gold Mine, Fabilia Merung.
Tiga Pekerjaan Pokok Selama Dua Hari
Selain pengerukan endapan lumpur sepanjang 30 meter, tim meratakan sisa material hasil kerukan agar tidak menumpuk di sekitar jalur air. Pembersihan kolam pengendapan menjadi bagian terakhir dari rangkaian pekerjaan yang berlangsung 15-16 Oktober 2026.
Fabilia menegaskan dukungan pengerukan dan pemeliharaan aset PDAM merupakan komitmen rutin perusahaan. Menurut dia, persiapan sejak dini diperlukan agar infrastruktur penampungan berada dalam kondisi optimal.
"Dengan persiapan sejak dini, kami ingin memastikan infrastruktur penampungan berada dalam kondisi optimal. Ketika musim penghujan tiba nanti, fasilitas sudah siap menampung debit air secara maksimal tanpa hambatan, dan pasokan ke warga tetap aman terjaga," tambahnya.
Respons Direktur PDAM Tirta Moolango
Direktur PDAM Tirta Moolango, Kaharudin Rahim, menyampaikan terima kasih atas bantuan perusahaan yang memfasilitasi pengerukan. Menurut dia, Pani Gold Mine sudah beberapa kali membantu pekerjaan pemeliharaan serupa.
"Kami berterima kasih atas bantuan dari pihak perusahaan yang memfasilitasi PDAM dalam pengerukan ini. Kami sangat mengapresiasi langkah perusahaan karena sudah beberapa kali membantu pekerjaan pemeliharaan seperti ini," ucap Kaharudin Rahim.
Pemeliharaan rutin ini diharapkan menjaga sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam mendukung perbaikan infrastruktur umum. Pani Gold Mine menyatakan komitmen serupa akan berlanjut demi kesejahteraan masyarakat di sekitar area tambang.