GORONTALO — Pabrikan asal Jerman, Audi, akhirnya membuka tabir soal interior dari SUV terbesarnya, Q9 2027. Lewat serangkaian foto resmi yang dirilis, terlihat bagaimana Audi mendesain kabin untuk menampung hingga delapan penumpang dalam tiga baris kursi. SUV ini diposisikan sebagai model flagship di atas Q7 dan Q8, dan siap bersaing di segmen full-size premium.
Kabin Digital dengan Layar Melengkung dan Materal Premium
Dari foto-foto yang beredar, kabin Audi Q9 mengusung desain digital yang khas. Dasbor didominasi oleh panel layar melengkung yang menggabungkan kluster instrumen digital dan sistem infotainment. Material pelapis jok dan dasbor terlihat menggunakan kombinasi kulit berkualitas tinggi dengan jahitan kontras.
Kursi baris kedua dan ketiga juga terlihat memiliki ruang kepala dan kaki yang lega, sesuai dengan dimensi bodi yang besar. Atap panoramic sunroof kemungkinan besar menjadi fitur standar untuk memberikan kesan lapang di dalam kabin.
Mesin V-6 Turbo Bertenaga 429 hp untuk Pasar Global
Bukan hanya interior yang menjadi sorotan. Audi juga mengonfirmasi jantung pacu untuk Q9 2027, yakni mesin V-6 2.9 liter turbocharged. Mesin ini mampu memproduksi tenaga 429 horsepower dan torsi 442 pound-feet, angka yang cukup kompetitif untuk melawan rival sekelasnya. Sistem penggerak quattro all-wheel drive hampir pasti akan menjadi standar.
Belum ada konfirmasi apakah akan ada varian hybrid atau mesin V-8 yang lebih bertenaga, namun varian performa SQ9 juga diisyaratkan akan hadir dengan foto interior yang juga dirilis bersamaan.
Kapan Meluncur dan Siapa Pesaingnya?
Audi Q9 2027 diposisikan sebagai jawaban atas BMW X7 dan Mercedes-Benz GLS yang sudah lebih dulu menguasai pasar SUV tiga baris premium. Dengan dimensi yang lebih besar dari Q7, Q9 menawarkan ruang baris ketiga yang sejati, bukan sekadar kursi darurat.
Meski tanggal peluncuran resmi untuk pasar global belum diumumkan, kehadiran foto interior ini menandakan proses pengembangan sudah mendekati tahap akhir. Untuk pasar Indonesia, biasanya model flagship seperti ini baru akan masuk beberapa bulan hingga satu tahun setelah peluncuran global, dengan banderol yang diperkirakan menembus angka miliaran rupiah.