GORONTALO — Sebanyak 50 pekerja bongkar muat yang setiap hari beraktivitas di Pelabuhan Samarinda mengikuti pelatihan K3 yang digelar Pelindo Regional 4. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat kantor Pelindo Samarinda dan merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
General Manager Pelindo Regional 4 Samarinda, Capt. Suparman, mengatakan bahwa tenaga kerja bongkar muat adalah tulang punggung kelancaran arus logistik. Namun, pekerjaan mereka juga menyimpan potensi bahaya besar, mulai dari tertimpa peti kemas, terjatuh dari ketinggian, hingga terlindas alat berat.
“Arus barang di Terminal Penumpang dan Terminal Multipurpose Pelabuhan Samarinda sepenuhnya ditopang oleh kinerja TKBM dengan segala tingkat risikonya di lapangan,” ujar Capt. Suparman dalam siaran pers, Kamis (5/6).
Materi Pelatihan dan Dasar Hukum
Dalam pelatihan dua hari itu, peserta mendapat materi tentang prinsip dasar K3, cara mengidentifikasi bahaya di area kerja, teknik pencegahan kecelakaan, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Pelatihan juga dirancang untuk membangun budaya kerja disiplin yang berorientasi pada keselamatan.
Program ini merupakan tindak lanjut dari permohonan pelatihan yang diajukan Pengurus Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (PUK F.SPTI) Komura Pelabuhan Samarinda. Pelindo menyebut kegiatan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Direksi tentang Program Keselamatan Hidup Perusahaan.
Dampak ke Operasional Pelabuhan
Capt. Suparman menambahkan bahwa peningkatan kompetensi pekerja adalah langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan kerja. Ia berharap, dengan kesadaran K3 yang lebih baik, operasional pelabuhan bisa berjalan lebih aman, efisien, dan produktif.
“Pada akhirnya hal ini akan mendukung terciptanya ekosistem logistik yang andal dan berdaya saing,” pungkasnya.
Pelatihan ini menjadi salah satu bukti komitmen Pelindo dalam memperkuat aspek keselamatan kerja di sektor kepelabuhanan, seiring dengan meningkatnya volume bongkar muat di Pelabuhan Samarinda.