GORONTALO — Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) mencatatkan lompatan kualitas signifikan melalui Program Studi (Prodi) S1 Teknologi Pendidikan (Tekpen). Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) resmi menerbitkan predikat Akreditasi “Baik Sekali” untuk program studi tersebut pada Jumat (8 Mei 2026).
Keberhasilan ini tidak sekadar menjadi catatan administratif bagi fakultas. Rektor UBMG, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, langsung memberikan apresiasi konkret berupa bonus senilai Rp 50 juta kepada Prodi S1 Teknologi Pendidikan dan Prodi S1 Hubungan Internasional yang juga meraih capaian serupa.
Apresiasi Tunai untuk Budaya Mutu Akademik
Pemberian bonus puluhan juta rupiah tersebut menjadi strategi institusi dalam memacu iklim kompetisi positif di lingkungan kampus. Rektor Titin menegaskan bahwa dana tersebut merupakan bentuk motivasi agar seluruh program studi terus melakukan inovasi dan kolaborasi berkelanjutan.
“Akreditasi ini bukan hanya pengakuan administratif, tetapi juga representasi kepercayaan publik terhadap mutu akademik UBMG,” ujar Rektor Titin Dunggio.
Menurutnya, hasil ini menjadi bukti bahwa tata kelola institusi dan kompetensi dosen di UBMG telah memenuhi standar nasional. Pihak kampus kini fokus mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi dan pengembangan kurikulum Outcome Based Education (OBE) untuk mencetak lulusan yang memiliki daya saing global.
Rencana Pembukaan Kelas RPL dan Program Magister
Pasca raihan akreditasi "Baik Sekali", Fakultas Ilmu Pendidikan dan Budaya (FIPB) UBMG menyiapkan langkah ekspansi layanan pendidikan. Dekan FIPB UBMG, Dr. Imam Mashudi, mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera membuka kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) khusus bagi masyarakat yang sudah bekerja.
“Ini merupakan bentuk komitmen UBMG dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi yang fleksibel, inklusif, dan berbasis kebutuhan masyarakat,” jelas Imam Mashudi.
Selain kelas RPL, fakultas juga sedang mematangkan persiapan pembukaan Program Magister (S2) Pendidikan. Langkah ini diambil untuk merespons tingginya kebutuhan akses pendidikan lanjutan bagi tenaga pendidik di wilayah Gorontalo dan sekitarnya.
Dampak Strategis bagi Mahasiswa dan Alumni
Capaian akreditasi dari LAMDIK ini diyakini akan memperkuat legitimasi formal bagi para mahasiswa. Dengan status "Baik Sekali", lulusan Prodi Tekpen UBMG memiliki posisi tawar yang lebih kuat di dunia kerja, terutama dalam sektor pengembangan teknologi pembelajaran dan inovasi pendidikan.
Pihak dekanat memastikan bahwa produktivitas riset antara dosen dan mahasiswa akan terus ditingkatkan. Fokus utama tetap pada pemanfaatan teknologi digital dan pengembangan media pembelajaran inovatif yang relevan dengan tantangan transformasi digital saat ini.
“Predikat ‘Baik Sekali’ menunjukkan bahwa Prodi S1 Teknologi Pendidikan UBMG memiliki kualitas tata kelola, proses akademik, dan layanan pendidikan yang kompetitif,” pungkas Imam.