Pencarian

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Mulai Menyelimuti Pohuwato, 1.000 Masker Dibagikan di Jalan Trans Sulawesi

Kamis, 15 Oktober 2026 • 14:46:01 WIB
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Mulai Menyelimuti Pohuwato, 1.000 Masker Dibagikan di Jalan Trans Sulawesi
Petugas membagikan masker kepada pengguna jalan di Jalan Trans Sulawesi, Desa Suka Makmur, Kecamatan Patilanggio, Pohuwato.

POHUWATO — Kabut asap akibat kebakaran hutan di Kalimantan mulai terasa di sejumlah wilayah Gorontalo. Menyikapi kondisi tersebut, sejumlah instansi di Kecamatan Patilanggio bergerak cepat membagikan masker kepada warga dan pengguna jalan.

Pembagian dipusatkan di Jalan Trans Sulawesi, Desa Suka Makmur. Total ada kurang lebih 1.000 masker yang dibagikan dalam kegiatan tersebut.

Siapa Saja yang Terlibat?

Kolaborasi lintas sektor ini melibatkan Puskesmas Patilanggio, pemerintah kecamatan, Polsek Patilanggio, pemerintah desa, dan KNPI. Mereka bahu-membahu menurunkan petugas ke titik pembagian masker.

Abdul Bahri Nggule, Kepala Tata Usaha Puskesmas Patilanggio, menyebut kegiatan ini muncul atas keterpanggilan hati melihat kondisi asap yang kian meluas.

"Ini langkah antisipatif dari kami. Kita melihat di daerah lain efek yang diakibatkan oleh asap kebakaran hutan ini sudah dirasakan oleh masyarakat. Kami tidak ingin hal itu juga dialami oleh masyarakat Gorontalo khususnya di Pohuwato," ucapnya.

Mengapa Masker Dibagikan Sekarang?

Kabut asap kiriman dari kebakaran hutan Kalimantan belakangan ini mulai terlihat di wilayah Gorontalo. Pemerintah meminta masyarakat menggunakan masker untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

Puskesmas Patilanggio menilai langkah pembagian masker sebagai bentuk pencegahan dini. Warga yang hendak beraktivitas di luar ruangan diimbau memakai masker, terutama saat berada di jalan raya.

Target Berikutnya: Sekolah dan Desa Terdampak

Agenda pembagian masker tidak berhenti di jalan raya. Abdul Bahri menuturkan rencana perluasan kegiatan ini ke sejumlah titik lain.

"Tentu kedepannya bakal berlanjut. Kami rencananya bakal menyasar ke sekolah-sekolah dan masyarakat desa yg terdampak," imbuhnya.

Langkah tersebut menyasar kelompok rentan, termasuk pelajar yang beraktivitas di luar ruangan setiap hari. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai jumlah warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap di Pohuwato.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami keluhan pernapasan.

Follow kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: newsnesia.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks