Pencarian

Blizzard Jadi Studio Xbox dengan Performa Terbaik FY26, Pendapatan Tembus Rekor Tertinggi Ketiga

Senin, 10 Agustus 2026 • 01:26:31 WIB
Blizzard Jadi Studio Xbox dengan Performa Terbaik FY26, Pendapatan Tembus Rekor Tertinggi Ketiga
Blizzard mengakhiri FY26 sebagai studio dengan performa terbaik di divisi Xbox, dengan pendapatan fiskal tertinggi ketiga dalam sejarah perusahaan.

GORONTALO — Presiden Blizzard, Johanna Faries, mengonfirmasi kabar tersebut melalui email internal yang diverifikasi Windows Central, Senin (15/9). Dalam email yang ditujukan kepada seluruh karyawan, Faries menyebut FY25 dan FY26 menjadi periode pertumbuhan tahunan beruntun pertama bagi Blizzard sejak FY17—sebelum Overwatch dirilis pada 2016.

"FY26 Blizzard mengakhiri tahun sebagai studio dengan performa terbaik di divisi studio Xbox, dan tahun lalu menandai pendapatan fiskal tertinggi ketiga dalam sejarah Blizzard," tulis Faries dalam email tersebut.

Pendapatan Tumbuh di Tengah Penurunan Xbox

Capaian ini kontras dengan kondisi keseluruhan Xbox yang mencatat penurunan 11 persen sepanjang FY26. Divisi tersebut disebut kesulitan karena franchise besar seperti Call of Duty dan Candy Crush mengalami tahun yang berat. Sementara itu, Blizzard justru menunjukkan pertumbuhan beruntun dua tahun berturut-turut—sebuah pencapaian yang disebut Faries sebagai hasil kerja keras tim.

Faries juga menyoroti kontribusi signifikan dari Diablo 4: Lord of Hatred dan Overwatch. Overwatch tercatat mencatatkan kuartal terkuatnya sejak 2022, didukung oleh fokus pada umpan balik penggemar dan konten baru yang konsisten. Adapun World of Warcraft masih memiliki catatan terkait kualitas narasi, namun ritme kontennya disebut paling stabil dalam sejarah franchise tersebut.

BlizzCon 2026 Jadi Momentum Kebangkitan

Email tersebut juga menjadi ajang penyemangat menjelang BlizzCon 2026 yang akan digelar di Anaheim, California, pada 12 September. Faries menyebut acara ini sebagai "papan loncatan menuju era baru" bagi Blizzard, dengan harapan dapat menyoroti pekerjaan yang sedang berjalan di internal perusahaan.

"Akhir pekan ini akan mencerminkan kerja kolaboratif dan berani dari semua orang yang membaca email ini," tulis Faries. "Harapan saya, acara ini dapat menyoroti pekerjaan yang sedang berlangsung di Blizzard dan menjadi papan loncatan kuat menuju era baru momentum dan kegembiraan di balik misi kami menghadirkan kebahagiaan bagi komunitas di seluruh dunia."

BlizzCon 2026 disebut akan memamerkan berbagai proyek besar, termasuk pengungkapan penuh ekspansi World of Warcraft berikutnya yang bertajuk The Last Titan. Selain itu, Blizzard dikabarkan tengah menggarap game StarCraft third-person shooter yang dipimpin oleh Dan Hay—sosok di balik Far Cry—serta proyek inti Diablo berikutnya.

Masa Depan Blizzard di Tengah Efisiensi Microsoft

Kabar positif ini muncul di tengah situasi kurang menyenangkan di internal Xbox. Microsoft dikabarkan tengah merencanakan pemangkasan ribuan karyawan dalam 12 bulan ke depan. Beberapa studio seperti Undead Labs, Ninja Theory, dan id Software telah terkena dampak PHK, dengan id Software—pengembang DOOM—mengalami pemotongan paling parah.

Strategi Xbox yang disebut kurang fokus pada konsol disebut menjadi penyebab utama penurunan diversifikasi pendapatan divisi tersebut. Ketergantungan berlebih pada franchise besar seperti Candy Crush, Minecraft, dan Call of Duty membuat Xbox kesulitan menopang pertumbuhan. CEO Xbox yang baru, Asha Sharma, dikabarkan telah mulai memperkuat aspek bisnis konsol.

Kabar baiknya, Blizzard tampaknya belum terkena dampak pemangkasan tersebut. Faries menekankan bahwa kesuksesan ini akan digunakan untuk berinvestasi lebih besar pada game, staf, dan inisiatif lain yang akan membentuk masa depan Blizzard. Penggemar juga menantikan kemungkinan proyek trans-media seperti serial TV atau film animasi untuk franchise Blizzard, meniru kesuksesan Cyberpunk Edgerunners atau serial Fallout.

Bagi penggemar setia Blizzard, BlizzCon bulan September nanti akan menjadi momen penting untuk melihat arah baru studio ini setelah bertahun-tahun dilanda ketidakpastian. Dengan momentum positif yang ada, Blizzard tampaknya kembali menemukan ritme terbaiknya di bawah naungan Microsoft.

Follow kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: windowscentral.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks