GORONTALO — Turnamen Piala Dunia 2026 baru saja usai dengan Timnas Inggris harus puas di posisi ketiga. Dari 24 pemain yang tampil, performa mereka bervariasi—dari yang bersinar terang hingga yang mengecewakan. Berikut rating lengkap berdasarkan kontribusi selama turnamen berlangsung.
Bellingham dan Gordon Jadi Andalan di Lini Depan
Jude Bellingham menjadi pemain dengan rating tertinggi, 9. Ia menunjukkan kualitas supremasi di momen-momen krusial dan total berkomitmen pada tim nasional. Namun, hubungannya yang kurang harmonis dengan Tuchel harus dikelola secara hati-hati oleh staf pelatih.
Bukayo Saka juga tampil impresif dengan torehan tiga gol dan tiga assist, meski bermain dengan cedera Achilles. Keberaniannya membuatnya mendapat nilai 8, sama seperti Anthony Gordon yang mencetak satu gol dan tiga assist, termasuk gol ke gawang Argentina. Harry Kane juga mendapat nilai 8, meski turnamennya ternoda oleh penampilan anonim saat melawan Argentina.
Djed Spence, Pahlawan Tak Terduga dari Lini Belakang
Bek sayap Djed Spence muncul sebagai pahlawan kultus yang tak terduga. Ia dikenang karena menolak jabat tangan Thomas Partey dan tekel kerasnya terhadap Giuliano Simeone saat melawan Argentina. Spence mendapat rating 8.
Marc Guéhi menjadi bek paling konsisten dan andal, terutama saat sukses meredam pergerakan Erling Haaland. Ia juga mendapat nilai 8. Sementara itu, Jarell Quansah menjadi pemain dengan rating terendah di sektor pertahanan, yaitu 5, setelah kartu merahnya saat melawan Meksiko dan performa buruk saat diganti di laga kontra Prancis.
Kiper dan Gelandang: Pickford Solid, Rice Terbebani Cedera
Jordan Pickford, yang kini memegang rekor penampilan final Piala Dunia terbanyak untuk Inggris, mendapat nilai 7. Ia melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk satu penyelamatan brilian dari tembakan Nicolas González di semifinal. Namun, aksinya saat kebobolan gol Enzo Fernández dari Argentina sempat dipertanyakan Jude Bellingham.
Declan Rice jelas terpengaruh oleh masalah hamstring dan punggung yang mengganggu paruh kedua musimnya bersama Arsenal. Meski usaha kerasnya tak bisa disalahkan, ia hanya mendapat nilai 6 dan disebut membutuhkan istirahat panjang. Jordan Henderson hanya bermain 12 menit dan mendapat nilai 5, meski ia mencatat sejarah sebagai pemain putra Inggris pertama yang tampil di tujuh turnamen internasional besar.