GORONTALO — Bandara Djalaluddin Gorontalo telah menyelesaikan persiapan operasional untuk mendukung kelancaran Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan 2026. Kegiatan berskala nasional itu akan berlangsung selama enam hari, mulai 20 hingga 25 Juni 2026, dan diperkirakan menghadirkan sekitar 13.000 peserta dari seluruh Indonesia.
Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Djoko Harjani, mengatakan seluruh fasilitas penunjang yang disiapkan untuk menyambut peserta telah rampung dan siap digunakan. “Mulai dari ruang tunggu peserta, fasilitas VIP, hingga VVIP,” ujar Djoko dalam keterangannya, baru-baru ini.
Area Transit dan Fasilitas VIP untuk Pejabat Negara
Pihak bandara telah menyediakan area transit khusus bagi para peserta PENAS. Area ini disiapkan sebagai tempat menunggu sebelum peserta dijemput menggunakan bus menuju lokasi kegiatan utama maupun tempat penginapan masing-masing.
Selain itu, fasilitas VIP yang berada di lantai dua terminal bandara juga telah disiapkan untuk menyambut pejabat negara dan daerah yang hadir. Area tersebut rencananya akan menjadi lokasi pelaksanaan prosesi adat Mopotilolo sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan.
“Fasilitas VIP di lantai dua akan digunakan untuk penyambutan pejabat seperti menteri, gubernur, dan bupati. Di lokasi tersebut juga akan dilaksanakan prosesi adat Mopotilolo,” jelas Djoko Harjani.
Presiden Direncanakan Hadir, Bandara Lama Disiapkan untuk VVIP
Untuk tamu VVIP, termasuk Presiden Republik Indonesia, pihak bandara telah menyiapkan area khusus di bandara lama. Berdasarkan informasi sementara, Presiden dijadwalkan hadir pada puncak kegiatan yang berlangsung 24 Juni 2026.
“Untuk VVIP, khusus kedatangan Presiden Republik Indonesia, persiapannya akan dipusatkan di bandara lama. Informasi sementara, Presiden akan hadir pada puncak kegiatan tanggal 24 Juni 2026,” ungkap Djoko.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Bandara Djalaluddin optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik guna mendukung suksesnya penyelenggaraan PENAS 2026 di Provinsi Gorontalo.