GORONTALO — Fox Corporation membukukan laba bersih USD943 juta atau USD2,20 per saham pada kuartal pertama fiskal, naik dari USD599 juta atau USD1,32 per saham di periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan perusahaan menembus USD4,57 miliar, tumbuh 22% atau setara USD833 juta, ditopang lonjakan iklan hingga 47% yang sebagian besar terkait siaran Piala Dunia FIFA. CEO Lachlan Murdoch menyebut capaian ini sebagai hasil rekor yang memberi keyakinan pada perusahaan untuk terus memberi nilai bagi pemegang saham.
Laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham Fox mencapai USD943 juta, atau USD2,20 per saham. Setahun sebelumnya, angka itu berada di USD599 juta atau USD1,32 per saham.
Lachlan Murdoch menempatkan Piala Dunia pria, kickoff musim sepak bola kampus dan NFL, serta siklus pemilu yang aktif di tingkat nasional dan lokal sebagai pemicu kinerja kuartal ini. Menurutnya, rangkaian peristiwa itu mendorong kontribusi kuat dari seluruh unit bisnis perusahaan.
"Kami memulai tahun ini dengan performa luar biasa dari Piala Dunia Pria FIFA, kickoff musim sepak bola kampus dan NFL, serta siklus pemilu yang aktif di tingkat nasional dan lokal," kata Murdoch dalam pernyataannya.
Ia menambahkan bahwa hasil rekor tersebut, ditambah momentum yang masih terlihat di seluruh lini bisnis, membuat perusahaan yakin dapat memberi nilai bagi pemegang saham secara terukur dan disiplin.
Pendapatan dari jaringan kabel Fox naik 8% atau USD141 juta menjadi USD1,8 miliar. Perusahaan mencatat kenaikan 10% pada biaya distribusi dan 8% pada pendapatan iklan di segmen ini.
Operasi televisi tradisional mencatat pertumbuhan lebih tajam, yakni 32% atau USD663 juta menjadi USD2,71 miliar. Fox menyebut pendapatan iklan di segmen ini melonjak 60%, sementara biaya distribusi naik 4%.
Kombinasi hak siar olahraga besar, siklus pemilu, dan pertumbuhan jumlah pelanggan jaringan TV menjadi kombinasi yang sulit direplikasi banyak perusahaan media tradisional di era streaming. Fox memanfaatkan posisi itu untuk mencatat kenaikan pendapatan di hampir seluruh lini.
Perusahaan belum merinci proyeksi kuartal berikutnya. Namun Murdoch menegaskan fokus strategi perusahaan saat ini adalah menjaga momentum bisnis sambil memastikan nilai bagi pemegang saham tetap terjaga.