GORONTALO — Pedro Acosta memilih bersantai di Bali sebelum menghadapi MotoGP Qatar akhir pekan ini, seri yang statusnya masih diliputi keraguan soal keamanan. Keputusan itu diambil pembalap KTM tersebut setelah finis kedua di MotoGP Malaysia dan mengokohkan posisinya di peringkat keempat klasemen.
Pembalap asal Spanyol itu tidak ambil pusing dengan situasi yang berkembang jelang seri di Qatar. Ia justru lebih memilih berlibur dulu ke Bali, Indonesia, sebelum terbang ke Timur Tengah.
Pilihan Acosta terbilang unik. Dengan mampir ke Bali, ia akan menempuh perjalanan lebih panjang menuju Qatar dibandingkan jika langsung berangkat dari Eropa.
Namun pembalap KTM itu menegaskan dirinya hanya ingin menikmati waktu luang sebelum menghadapi balapan yang penuh ketidakpastian.
"Saya akan pergi ke Bali, bersantai sejenak, dan kemudian melihat hal yang akan terjadi," ucap Acosta, dikutip dari Crash.
Balapan MotoGP Qatar sendiri tidak sepenuhnya mulus. Situasi di Timur Tengah yang memanas membuat sejumlah pihak mempertanyakan kelayakan seri tersebut digelar.
Yamaha menjadi tim yang paling tegas. Pabrikan Jepang itu sudah menarik pembalap mereka dan memilih absen di seri ini.
Di tengah kondisi tersebut, Acosta memilih tidak mengikuti arus kekhawatiran. Ia tetap fokus pada persiapan balapan sembari menikmati liburannya di Bali.
Hasil di Malaysia menjadi bekal penting bagi Acosta. Finis di posisi kedua membuat posisinya di peringkat keempat klasemen MotoGP 2026 semakin kokoh.
Sepanjang musim ini, Acosta tercatat satu kali merebut gelar juara, yakni di MotoGP Austria. Sementara di sprint race, ia dua kali menang, masing-masing di Thailand dan Malaysia.
Musim ini juga menjadi musim terakhir Acosta bersama KTM. Musim depan, ia akan bergabung dengan Ducati dan menjadi rekan setim Marc Marquez.
Acosta mengikuti jejak Marquez dengan memenangkan Moto3 dan Moto2 di usia belia. Namun sejak naik ke kelas MotoGP pada 2024, ia belum mampu menjadi penantang serius perburuan gelar juara.
Kepindahan ke Ducati disebut membuka peluang bagi Acosta untuk bersaing di jajaran terdepan. Namun untuk sekarang, pembalap berusia muda itu memilih menikmati momen di Bali lebih dulu.