GORONTALO — Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali memperkuat kepemilikan sahamnya di Bank Sulawesi Utara Gorontalo (BSG). Dalam rancangan perubahan APBD 2026, pemerintah daerah mengalokasikan penyertaan modal Rp5 miliar untuk bank berkantor pusat di Manado itu. Angka ini melengkapi total saham yang telah ditanam sejak sebelumnya.
Berdasarkan data Bidang Perencanaan Anggaran dan Perbendaharaan Daerah Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Gorontalo, nilai saham Pemprov di BSG hingga Juli 2026 mencapai Rp77 miliar. Jumlah itu setara 5,36% dari total saham BSG. Dari penyertaan tersebut, Pemprov sudah menerima dividen sebesar Rp68 miliar.
Dividen yang diterima Pemprov Gorontalo menunjukkan pertumbuhan positif kerja sama investasi antara kedua pihak. Besarnya dividen hampir menyamai nilai saham yang dimiliki, mencerminkan tingkat pengembalian yang sehat atas modal yang ditanam.
Kepala BKAD Provinsi Gorontalo, Sukril Gobel, menyebut kunjungan timnya ke kantor BSG Pusat di Manado pada pekan lalu menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi. "Kunjungan pada pekan lalu ini bertujuan untuk menjalin komunikasi yang lebih baik serta membahas kerjasama yang saling menguntungkan antara pemerintah daerah dan PT. BSG," kata Sukril dalam keterangan resmi, Selasa (1/9/2026).
Dalam pertemuan yang sama, Pemprov juga menyampaikan hasil pembahasan bersama DPRD terkait perubahan APBD 202