GORONTALO — Model kit ini bukan sekadar replika statis. Seluruh komponen utama mobil—mulai dari blok mesin, gearbox, diferensial, hingga suspensi—direplikasi dalam bentuk miniatur yang bisa bergerak dan diamati langsung cara kerjanya.
Berbeda dengan Lego Speed Champions atau model kit plastik konvensional yang umumnya hanya menampilkan bentuk luar, produk Thames & Kosmos ini justru memperlihatkan detail mekanikal di baliknya. Blok mesin V8-nya dibuat transparan sehingga putaran crankshaft dan gerak naik-turun piston terlihat jelas saat bertenaga.
Tenaga penggerak berasal dari motor listrik kecil yang memakai dua baterai AAA, terhubung ke input shaft. Dari sana, putaran diteruskan ke kopling, lalu ke transmisi manual empat percepatan yang punya miniatur gigi, sinkroniser, serta poros input dan output.
Pengguna bisa mengoperasikan tuas persneling layaknya mobil sesungguhnya. Mekanisme ini memperlihatkan bagaimana perpindahan gigi mengubah rasio putaran sebelum tenaga dialirkan ke diferensial.
Pada bagian belakang, terdapat diferensial dengan ring gear dan spider gear yang membagi tenaga ke poros as kiri dan kanan. Seluruh proses transfer tenaga dari mesin ke roda bisa ditelusuri secara visual.
Suspensi depan memakai model double-wishbone dengan pegas koil, direplikasi secara proporsional. Karena bodinya bergaya open-wheel ala Grand Prix roadster era pra-perang, pergerakan lengan suspensi dan pegas saat menekan atau memantul bisa diamati tanpa halangan.
Setirnya pun bisa dipasang di sisi kiri atau kanan kokpit, memberi fleksibilitas bagi pengguna yang ingin melihat simulasi mobil setir kanan ala Inggris atau setir kiri ala Amerika.
Total ada 233 piece yang harus dirakit sendiri. Paket penjualan menyertakan buku panduan setebal 40 halaman yang memuat instruksi perakitan sekaligus penjelasan konsep teknik mesin dasar, seperti cara kerja katup, perbandingan gigi, dan prinsip diferensial.
Proses merakit yang membutuhkan ketelitian ini juga melatih kesabaran anak—nilai tambah yang tidak didapat dari sekadar memencet tombol di gim balap.
Mainan edukatif ini menjadi alternatif bagi orang tua yang ingin menanamkan apresiasi terhadap rekayasa otomotif sejak dini, bukan sekadar mengenalkan mobil sebagai benda yang tinggal dikendarai.