Istora Senayan Jadi Saksi Kebangkitan Fukushima/Matsumoto yang Hentikan Langkah Tiwi/Fadia

Penulis: Ivan Setiawan  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 21:48:01 WIB
Pasangan Jepang Fukushima/Matsumoto meraih kemenangan atas Tiwi/Fadia di Istora Senayan.

GORONTALO — Pertarungan sengit tersaji di Istora Senayan ketika pasangan tuan rumah, yang akrab disapa Tiwi/Fadia, harus mengakui keunggulan wakil Jepang setelah bertarung dalam tiga gim. Skor akhir 21-13, 12-21, 13-21 menjadi bukti betapa ketatnya laga ini.

Dominasi Kilat di Gim Pertama, Lalu Hilang

Gim pertama menjadi milik Tiwi/Fadia. Duet Indonesia tampil seperti badai. Pukulan-pukulan menyilang dan tempo cepat mereka membuat Fukushima/Matsumoto tak berkutik. Istora bergemuruh saat interval gim pertama, Tiwi/Fadia unggul telak 11-4.

Setelah jeda, permainan efektif Tiwi/Fadia terus berlanjut. Mereka sukses mengumpulkan poin beruntun dan menutup gim pertama dengan skor meyakinkan 21-13. Seolah seluruh energi positif Istora mengalir ke raket mereka.

Kebangkitan Fukushima/Matsumoto yang Brutal

Memasuki gim kedua, peta permainan berubah total. Fukushima/Matsumoto yang merupakan mantan peringkat satu dunia, menunjukkan kelasnya. Mereka merespon dengan mempercepat tempo dan menekan pertahanan Tiwi/Fadia.

Strategi Jepang bekerja sempurna. Mereka mendominasi gim kedua tanpa perlawanan berarti dari ganda putri Indonesia. Skor 21-12 untuk Fukushima/Matsumoto memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Mental Juara Fukushima/Matsumoto di Gim Penentuan

Gim ketiga menjadi milik pasangan Jepang sepenuhnya. Momentum yang mereka bangun sejak gim kedua tak mampu dihentikan oleh Tiwi/Fadia. Pertahanan rapat dan serangan terukur membuat Tiwi/Fadia kesulitan menemukan ritme permainan seperti di gim pertama.

Fukushima/Matsumoto terus menekan dan memanfaatkan setiap celah. Mereka menutup pertandingan dengan skor 21-13, memastikan tempat di semifinal sekaligus mengubur mimpi Tiwi/Fadia untuk tampil di hadapan pendukung sendiri.

Kekalahan ini menjadi catatan tersendiri bagi Tiwi/Fadia. Kehilangan fokus setelah memenangi gim pertama menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki jika ingin bersaing di level tertinggi. Sementara itu, Fukushima/Matsumoto melaju ke semifinal dan menjadi ancaman serius bagi ganda putri lainnya.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: sports.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top