GORONTALO — Sebagai salah satu pengelola kawasan industri terluas di Indonesia, Holding BUMN Danareksa memiliki akses langsung ke ribuan tenaga kerja dan pelaku usaha. Tujuh kawasan strategis yang dikelola mencakup Medan, Jakarta, Semarang, Batang, Surabaya, dan Makassar. Melalui program kurban tahun ini, perusahaan ingin memperkuat keterhubungan antara kawasan industri dengan masyarakat di sekelilingnya.
“Melalui semangat berbagi pada Iduladha, Holding BUMN Danareksa berharap kolaborasi lintas Anggota Holding ini terus tumbuh sebagai gerakan solidaritas sosial,” ujar Ngurah, perwakilan Holding BUMN Danareksa.
Penyaluran hewan kurban dilakukan melalui kemitraan strategis dengan BAZNAS RI. Inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini juga ditargetkan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pengentasan kemiskinan dan kelaparan, yang sejalan dengan visi Asta Cita pemerintah.
Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi BAZNAS RI, Syarifuddin, mengapresiasi konsistensi kontribusi Holding BUMN Danareksa sejak 2018. Ia memastikan seluruh proses penyaluran dijalankan sesuai prinsip 3A: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
“Kolaborasi ini adalah model ideal kemitraan dunia usaha dan lembaga zakat nasional,” kata Syarifuddin.
Syarifuddin menambahkan, seluruh hewan kurban telah lolos uji klinis dan memenuhi kaidah syariat Islam. Pendataan yang presisi dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan transparan, adil, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan.
“Kami memastikan amanah dari ekosistem Kawasan Industri Indonesia ini terdistribusi secara transparan,” tegasnya.
Program ini menjadi bukti bahwa BUMN tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang nyata terhadap masyarakat sekitar. Dengan melibatkan ekosistem kawasan industri, Holding BUMN Danareksa berupaya menciptakan dampak ekonomi yang lebih merata, terutama bagi keluarga yang tinggal di lingkar industri.