Pencarian

Harga Cabai Merah di Pasar Tradisional Gorontalo Naik ke Rp126,25 Ribu, Melonjak 34,67 Persen dalam Sebulan

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 10:16:02 WIB
Harga Cabai Merah di Pasar Tradisional Gorontalo Naik ke Rp126,25 Ribu, Melonjak 34,67 Persen dalam Sebulan
Harga cabai merah di pasar tradisional Gorontalo tercatat Rp126,25 ribu per kilogram pada 23 Oktober 2026.

GORONTALO — Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) mencatat harga cabai merah di pasar tradisional Gorontalo pada pantauan pukul 07:44 WIB, Jumat, 23 Oktober 2026, berada di Rp126,25 ribu per kilogram. Angka itu naik Rp1.250 dibandingkan posisi sehari sebelumnya di Rp125 ribu.

Kenaikan harian terbilang tipis, tetapi arah pergerakan sebulan terakhir jauh lebih tajam. Dibandingkan 30 hari lalu, harga cabai merah sudah naik 34,67 persen dari Rp93,75 ribu per kilogram.

Dalam Tiga Bulan Harga Cabai Merah Naik 121,88 Persen

Perbandingan yang lebih panjang menunjukkan tekanan harga yang lebih besar. Pada 90 hari lalu, cabai merah di pasar tradisional Gorontalo masih dijual Rp56,9 ribu per kilogram.

Artinya, dalam tiga bulan harganya naik 121,88 persen. Kenaikan sebesar itu menempatkan cabai merah sebagai salah satu komoditas paling dinamis dalam pantauan PIHPS di wilayah ini.

Namun, jika ditarik ke sepekan terakhir, harga justru turun Rp1.250 dari Rp127,5 ribu. Pergerakan mingguan dan bulanan yang berlawanan arah ini menunjukkan harga cabai merah masih berfluktuasi ketat di tingkat pasar.

Cabai Rawit Ikut Meroket, Tembus Rp155 Ribu per Kilogram

Cabai merah bukan satu-satunya komoditas yang bergerak naik. Cabai rawit merah tercatat Rp155 ribu per kilogram, melonjak 18,64 persen dibanding sebulan sebelumnya.

Cabai merah keriting mengikuti jejak cabai merah dengan harga identik Rp126,25 ribu per kilogram dan kenaikan bulanan 34,67 persen. Dua jenis cabai besar dan satu cabai rawit kompak menekan sisi pengeluaran rumah tangga.

Daging sapi juga mencatat kenaikan. Daging sapi kualitas 1 dan kualitas 2 masing-masing berada di Rp155 ribu dan Rp150 ribu per kilogram, dengan kualitas 1 naik 4,2 persen dalam sebulan.

Delapan Komoditas Turun, 12 Naik dalam Pantauan Hari Ini

Dari 25 komoditas sembako yang dipantau PIHPS di pasar tradisional Gorontalo, delapan tercatat turun dan 12 lainnya naik. Sisanya tidak mengalami perubahan harga.

Kelompok yang turun didominasi protein hewani dan bumbu dapur. Daging ayam ras segar turun 3,13 persen ke Rp35,6 ribu per kilogram, telur ayam ras segar turun 5,25 persen ke Rp32,5 ribu, dan bawang merah turun 1,71 persen ke Rp43 ribu.

Bawang putih ikut melemah 3,08 persen menjadi Rp39,4 ribu per kilogram. Penurunan ini sedikit meredam kenaikan di sisi cabai.

Beras dan Gula Pasir Juga Merangkak Naik

Beras medium tercatat Rp16,4 ribu per kilogram, naik 0,92 persen. Beras kualitas super I berada di Rp17,25 ribu, naik 0,88 persen dibanding sebulan lalu.

Gula pasir naik 2,44 persen menjadi Rp21 ribu per kilogram, sedangkan gula pasir kualitas premium naik 5 persen ke harga yang sama. Minyak goreng curah dan kemasan bermerk relatif stabil di Rp22 ribu hingga Rp31,45 ribu per kilogram.

Data PIHPS diperbarui per Jumat, 23 Oktober 2026, dan dipantau melalui dashboard resmi Bank Indonesia. Tren satu tahun terakhir, Oktober 2025 hingga Oktober 2026, menunjukkan harga cabai merah di pasar tradisional Gorontalo relatif bergerak datar, dengan lonjakan tajam baru terjadi dalam tiga bulan terakhir.

Follow kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: databoks.katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks