Pencarian

Diskumperindag dan TPID Gorontalo Pantau Harga di Pasar Sentral, 90 Persen Beras Pasokan Luar Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 • 17:46:01 WIB
Diskumperindag dan TPID Gorontalo Pantau Harga di Pasar Sentral, 90 Persen Beras Pasokan Luar Daerah
Tim Diskumperindag dan TPID Gorontalo memantau harga komoditas strategis di Pasar Sentral.

GORONTALO — Langkah pengawasan menyasar sejumlah komoditas strategis, mulai dari beras, cabai rawit, bawang merah, hingga ayam pedaging. Hasil pemantauan menunjukkan harga sebagian besar bahan pokok relatif stabil, meski keterbatasan pasokan dan kenaikan biaya produksi masih menekan sejumlah komoditas.

Harga Beras di Pasar Sentral: Rp14.000–Rp15.000 per Liter

Untuk komoditas beras, jenis Cihéran, Superwin, dan Kepala masing-masing dijual di kisaran Rp14.000 per liter. Beras Serayu berada di level sekitar Rp15.000 per liter.

Yang menjadi catatan tim pemantau, sekitar 90 persen pasokan beras di Pasar Sentral berasal dari luar daerah, terutama Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Pasokan beras lokal masih terbatas akibat kondisi kemarau.

Cabai Rawit Lokal Rp150.000 per Kilogram, Mulai Menurun

Harga cabai rawit masih tergolong tinggi. Cabai lokal dijual mencapai Rp150.000 per kilogram, sedangkan cabai dari luar daerah berada di kisaran Rp130.000 per kilogram.

Meski demikian, tim mencatat harga cabai rawit mulai menunjukkan kecenderungan menurun. Untuk bawang merah, harga terpantau stabil di kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram.

Ayam Broiler Rp55.000–Rp75.000 per Ekor

Ayam pedaging atau broiler dijual dengan harga Rp55.000 hingga Rp75.000 per ekor, bergantung pada bobotnya. Kenaikan harga ayam dipengaruhi meningkatnya biaya pakan ternak yang turut mendorong biaya produksi.

Imbauan ke Pedagang: Jangan Timbun Barang

Selain memantau harga dan pasokan, Diskumperindag bersama TPID mengingatkan pedagang untuk menjaga kewajaran harga dalam transaksi jual beli. Pedagang juga diimbau menghindari praktik penimbunan barang maupun permainan harga yang berpotensi merugikan konsumen.

Pemantauan langsung di pasar dinilai penting untuk memperoleh gambaran aktual kondisi perdagangan bahan pokok. Data yang diperoleh menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mengidentifikasi komoditas yang membutuhkan perhatian khusus serta menentukan langkah pengendalian yang tepat.

Pemantauan Berlanjut ke Pasar Kayubulan Limboto

Sebagai bagian dari pengawasan berkelanjutan, Diskumperindag dan TPID Provinsi Gorontalo akan melanjutkan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Kayubulan, Kecamatan Limboto.

Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan, mengantisipasi gejolak harga, serta melindungi daya beli masyarakat. Sinergi lintas sektor diharapkan memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga wajar, meski kemarau masih menjadi tantangan bagi pasokan lokal.

Follow kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dulohupa.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks