GORONTALO — Ambisi besar Persija Jakarta di musim 2026/2027 tidak main-main. Mereka ingin mempersembahkan gelar untuk kota Jakarta yang akan merayakan ulang tahun ke-500 pada 2027. Langkah pertama yang dilakukan manajemen adalah perombakan total di sektor pemain asing.
Dari lima slot pemain asing yang tersedia, hanya tiga nama yang dipertahankan dari musim lalu. Gustavo Almeida, Van Basty Sousa, dan Fabio Calonego masih menjadi bagian dari skuad Macan Kemayoran. Dua slot lainnya diisi oleh Alexander Jeremejeff dan Kwon Chang-hoon.
Faktor krusial lain yang membuat Persija difavoritkan adalah kehadiran Shin Tae-yong. Eks pelatih Timnas Indonesia dan Timnas Korea Selatan itu resmi menerima tawaran menjadi pelatih kepala. Namanya yang masih harum di mata publik Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemain.
Efek STY—sapaan akrabnya—langsung terasa di bursa transfer. Dua pemain yang identik dengan Timnas Indonesia era kepelatihannya, Pratama Arhan dan Nadeo Argawinata, ikut merapat ke Jakarta. Keduanya diprediksi akan langsung menjadi pilar utama di sektor pertahanan.
Salah satu rekrutan anyar yang paling menyita perhatian adalah Alexander Jeremejeff. Striker asal Swedia berusia 32 tahun itu didatangkan dari klub Yunani, PAOK. Shin Tae-yong percaya diri dengan kualitas pemain yang pernah merasakan atmosfer Liga Champions Eropa tersebut.
"Dia adalah seorang striker yang cukup bagus. Saya rasa dengan hadirnya Alex, masalah di posisi striker yang dikhawatirkan oleh para pendukung kami dapat teratasi," ujar Shin Tae-yong.
Kehadiran Jeremejeff memang menjawab keraguan suporter. Musim lalu, lini depan Macan Kemayoran kerap tumpul di momen-momen krusial. Kini, Persija punya opsi variatif di lini serang dengan adanya Gustavo Almeida dan Victor Dethan.
Melihat konsistensi Persija yang selalu bersaing di papan atas dalam beberapa musim terakhir, situasi serupa diprediksi kembali terjadi. Namun, untuk menjadi juara BRI Super League 2026/2027, Persija tampaknya masih menghadapi jalan terjal.
Persib Bandung masih menjadi tim paling solid dan sulit dikalahkan. Posisi realistis yang bisa dicapai Macan Kemayoran adalah runner-up. Peluang meraih trofi justru lebih terbuka di ajang League Cup 2026/2027 yang akan segera menjalani debutnya.
Tekanan untuk langsung memberikan prestasi di musim pertamanya kini berada di pundak Shin Tae-yong. Jika berhasil membawa Persija juara, namanya akan semakin harum di Indonesia. Jika gagal, kritik pedas pun siap menghujamnya.