Pencarian

Tesla Roadster Generasi Baru Melompat di Udara, Produksi Mulai 2028

Jumat, 16 Oktober 2026 • 15:19:31 WIB
Tesla Roadster Generasi Baru Melompat di Udara, Produksi Mulai 2028
Tesla Roadster generasi terbaru tampil dalam demonstrasi di Texas dengan manuver di udara.

GORONTALO — Tesla Roadster versi terbaru yang dikembangkan bersama SpaceX tampil di Texas dengan aksi bermanuver di udara berkat teknologi pendorong. Elon Musk mengklaim mobil listrik sport ini mampu berakselerasi 0-60 mil per jam di bawah 1 detik. Produksi massal baru akan dimulai pada 2028, sebelas tahun setelah prototipe pertamanya diperkenalkan.

Kolaborasi antara Tesla dan SpaceX menghasilkan sesuatu yang jarang ditemui di dunia otomotif. Dalam sebuah demonstrasi yang digelar di Texas pada Kamis (15/10), Tesla tidak sekadar memamerkan mobil listrik sport biasa. Roadster versi terbaru itu terbang melompat dan bermanuver di udara, memanfaatkan teknologi pendorong yang biasanya dipakai pada kendaraan antariksa.

Teknologi Thruster SpaceX di Balik Manuver Udara

Teknologi pendorong atau thruster menjadi pembeda utama Roadster generasi ini dibanding pendahulunya. Sistem tersebut memungkinkan mobil tidak hanya melaju cepat di permukaan, tetapi juga melakukan aksi yang menyerupai kendaraan terbang.

Dalam demonstrasi tersebut, Roadster terlihat melaju terbalik sebelum akhirnya melompat dan bermanuver di udara. Kemampuan ini menjadi salah satu daya tarik yang dipamerkan Tesla untuk menunjukkan bahwa mobil listrik bisa dibawa ke level rekayasa yang lebih ekstrem.

Kolaborasi dengan SpaceX sendiri memang bukan hal yang mengejutkan mengingat Elon Musk memimpin kedua perusahaan tersebut. Teknologi roket dan propulsi yang dikembangkan SpaceX menjadi basis dari sistem thruster yang disematkan ke Roadster.

Klaim Akselerasi di Bawah 1 Detik

Elon Musk menyatakan Roadster versi terbaru mampu berakselerasi dari 0 ke 60 mil per jam dalam waktu di bawah 1 detik. Angka tersebut menempatkan Roadster jauh di atas hampir semua mobil sport produksi yang ada saat ini.

Kecepatan puncaknya diklaim melampaui 230 mph atau setara dengan sekitar 370 kilometer per jam. Jika klaim ini terbukti saat produksi, Roadster akan menjadi salah satu mobil listrik tercepat yang pernah dijual secara massal.

Sebagai perbandingan, sebagian besar mobil listrik sport saat ini membutuhkan sekitar 2 detik untuk mencapai kecepatan yang sama. Selisih hampir satu detik penuh itu bukan angka kecil di kelas mobil performa tinggi.

Sudah Diperkenalkan Sejak 2017, Baru Diproduksi 2028

Prototipe awal Roadster sebenarnya sudah diperkenalkan pada 2017 lalu. Namun hingga kini, Tesla belum merealisasikan produksi massalnya. Jeda hampir sebelas tahun antara perkenalan dan produksi menjadi salah satu rentang waktu terpanjang untuk sebuah model mobil.

Tesla mengonfirmasi bahwa produksi massal Roadster akan dimulai pada 2028 mendatang. Artinya, konsumen yang berminat masih harus menunggu beberapa tahun lagi sebelum mobil ini benar-benar tersedia di pasar.

Belum ada informasi resmi mengenai harga jual Roadster versi terbaru ini. Tesla juga tidak menyebutkan berapa unit yang akan diproduksi pada tahap awal maupun pasar mana yang akan menjadi prioritas pertama.

Dampak ke Pasar Mobil Listrik Global

Jika Roadster benar-benar masuk produksi dengan spesifikasi seperti yang diklaim, persaingan di segmen mobil listrik performa tinggi bisa berubah. Merek-merek sport tradisional yang mulai beralih ke tenaga listrik akan menghadapi pesaing dengan latar belakang teknologi antariksa.

Namun klaim Musk soal akselerasi di bawah 1 detik masih perlu dibuktikan lewat pengujian independen. Sebelumnya, beberapa klaim performa Tesla juga sempat menuai pertanyaan hingga unit produksi benar-benar diuji pihak ketiga.

Bagi pasar Indonesia, Roadster kemungkinan besar bukan model yang akan dijual massal mengingat segmennya yang sangat niche. Meski demikian, teknologi yang dikembangkan untuk Roadster bisa saja menurunkan inovasi ke model Tesla lain yang lebih terjangkau di masa depan.

Follow kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks