GORONTALO — Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Sulyanto Pateda bersama Anggota Komisi III I Wayan Sudiarta, didampingi Sekretaris Dewan Rifli Katili, melakukan monitoring progres Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Kunjungan lapangan tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan program sesuai ketentuan sekaligus melihat langsung manfaatnya bagi penerima.
Dari hasil peninjauan, Komisi III menemukan kendala berupa keterbatasan kemampuan swadaya penerima manfaat. Kondisi itu berdampak pada pembangunan tahap pertama yang seharusnya tuntas Agustus 2026, namun hingga awal Oktober 2026 belum mencapai 100 persen.
Penerima Targetkan Rampung Minggu Kedua Oktober 2026
Menurut keterangan penerima, penyelesaian pembangunan diupayakan rampung pada minggu kedua Oktober 2026. Komisi III menilai kondisi ini perlu menjadi perhatian, mengingat penerima BSPS adalah masyarakat yang membutuhkan dukungan peningkatan kualitas hunian.
Keterbatasan swadaya menjadi persoalan utama dalam pelaksanaan BSPS di Tilihuwa. Penerima manfaat yang seharusnya menanggung sebagian biaya pembangunan menghadapi keterbatasan ekonomi, sehingga proses penyelesaian rumah tidak berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan.
DPRD Dorong Anggaran BSPS Ditingkatkan pada Program Selanjutnya
Komisi III berharap besaran anggaran BSPS ditingkatkan pada program selanjutnya. Langkah itu dinilai dapat mengurangi beban swadaya penerima sekaligus mempercepat penyelesaian pembangunan rumah.
Monitoring ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD Provinsi Gorontalo terhadap program perumahan yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah. Temuan di Tilihuwa akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan BSPS di wilayah lain.