GORONTALO — Di hadapan para atlet, Prabowo menyampaikan pengakuan yang jarang terdengar dari seorang kepala negara. Ia menyebut posisinya sebagai presiden dan pangkat tertinggi di militer tidak membuatnya setara dengan perjuangan para atlet.
Pengakuan Prabowo: Pangkat Tertinggi Tak Sebanding dengan Pengorbanan Atlet
"Saya sekarang Presiden Republik Indonesia, saya di tentara dapat pangkat yang tertinggi, tapi saya sebetulnya dalam hati saya, saya belum bisa seperti kalian ini mewakili bangsa," kata Prabowo dalam sambutannya.
Pernyataan itu disambut riuh para atlet yang hadir. Presiden juga menyampaikan apresiasi mendalam atas pengorbanan yang telah dilalui para atlet selama masa persiapan menuju Asian Games.
Menurut Prabowo, menjadi juara tidak pernah datang dari jalan yang mudah. Ia menegaskan bahwa pengorbanan besar adalah harga yang tidak bisa ditawar bagi siapapun yang ingin berdiri di podium tertinggi.
Rumus Juara ala Pelatih Olimpiade: Latihan, Latihan, Latihan
Dalam kesempatan itu, Prabowo membagikan pesan yang pernah ia terima dari seorang pelatih peraih medali Olimpiade. Kepala Negara mengaku terus memegang nasihat tersebut hingga kini.
"Dia jawab hanya tiga. Rumus untuk jadi champion tuh hanya tiga: latihan, latihan, latihan. Itu saya pegang terus," ujar dia.
Pesan itu ia sampaikan sebagai bekal mental bagi seluruh kontingen sebelum berangkat ke Jepang. Prabowo meyakini etos kerja keras para atlet Indonesia tidak kalah dari negara lain.
Target Prabowo: Tunjukkan Anak Indonesia Tangguh di Jepang
Presiden menutup sambutannya dengan permintaan tegas kepada seluruh atlet. Ia ingin setiap pertandingan di Asian Games 2026 menjadi panggung pembuktian karakter bangsa.
"Wakili bangsa kita, tunjukkan bahwa anak-anak Indonesia itu tangguh, semangat, tidak mengenal menyerah," ucapnya.
Kontingen Indonesia akan mengikuti Asian Games 2026 yang berlangsung di Jepang. Sebanyak 432 atlet dari berbagai cabang olahraga telah melalui seleksi dan pelatihan panjang sebelum resmi dilepas pemerintah.