GORONTALO — Antusiasme warga yang meluap pada malam puncak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Taruna Remaja membuka wacana baru bagi Pemerintah Kota Gorontalo. Wali Kota Adhan Dambea menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi sinyal bahwa ruang hiburan dan kebersamaan dibutuhkan lebih sering, tidak hanya setahun sekali.
“Saya lihat masyarakat tampak senang dengan acara-acara seperti ini. Insya Allah, ke depan, kita akan bikin acara seperti ini rutin setiap tiga bulan sekali,” ujar Adhan di hadapan warga, Senin malam.
Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan dan sorakan ribuan warga yang memadati lokasi acara. Mereka tidak hanya berasal dari Kota Gorontalo, tetapi juga dari sejumlah kabupaten di Provinsi Gorontalo.
Panggung Hiburan yang Menyatukan Warga
Sepanjang malam, Lapangan Taruna Remaja berubah menjadi lautan penonton yang bergoyang. Aksi Silet Open Up atau Siprianus Bhuka, rapper berdarah Flores kelahiran Ngada, Nusa Tenggara Timur, menjadi magnet utama. Ia membawakan tujuh lagu hip-hop yang membuat penonton berjoget, melompat, dan bernyanyi bersama.
Energi penonton yang bertahan hingga akhir membuat Silet Open Up takjub. “Keren Gorontalo. Orang-orangnya semangatnya luar biasa. Dari tadi tidak merasa capek,” katanya.
Kekaguman itu dijawab oleh Echo Show, musisi hip-hop asal Gorontalo yang naik ke panggung untuk berkolaborasi. “Orang-orang Gorontalo adalah pekerja keras, bang. Makanya mereka tidak mudah lelah,” ujar Echo Show.
Lebih dari Sekadar Hiburan, Ada Dampak Ekonomi
Penampilan ditutup dengan lagu “Tabola Bale”, salah satu karya Silet Open Up yang telah dikenal luas. Ribuan warga kembali larut dalam nyanyian dan jogetan hingga penghujung acara.
Di luar kemeriahan panggung, wacana pesta rakyat rutin ini berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi warga. Keramaian acara serupa biasanya diikuti oleh pedagang kaki lima dan pelaku UMKM yang membuka lapak di sekitar lokasi kegiatan.
Bagi Pemkot Gorontalo, menjadikan pesta rakyat sebagai agenda tiga bulanan berarti menghadirkan ruang pertemuan masyarakat sekaligus menghidupkan denyut ekonomi lokal secara berkala. Malam puncak HUT ke-81 RI di Taruna Remaja pun bukan hanya menjadi perayaan kemerdekaan, tetapi juga titik awal wacana baru hiburan rakyat yang lebih rutin.