Pencarian

BAIC T1 vs BYD Atto 3, Bukan Cuma Soal Harga Rp300 Jutaan Tapi Juga Performa dan Fitur

Jumat, 24 Juli 2026 • 09:35:01 WIB
BAIC T1 vs BYD Atto 3, Bukan Cuma Soal Harga Rp300 Jutaan Tapi Juga Performa dan Fitur
BAIC T1 dan BYD Atto 3 terparkir bersamaan dalam sesi perbandingan langsung di ajang otomotif.

GORONTALO — BAIC T1 dan BYD Atto 3 sama-sama mengusung teknologi listrik murni, tapi DNA keduanya berbeda jauh. Dari dimensi, BAIC T1 lebih kompak dengan panjang 4.337 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.573 mm, dan wheelbase 2.750 mm. Angka-angka ini membuatnya lincah untuk bermanuver di jalanan perkotaan yang padat. Sementara itu, BYD Atto 3 tampil lebih besar dengan panjang 4.455 mm dan wheelbase 2.720 mm, memberikan kesan SUV keluarga yang lebih lapang dan kokoh.

Motor Listrik 70 kW vs 150 kW: Pilih Efisiensi atau Akselerasi?

Perbedaan paling mencolok ada di sektor dapur pacu. BAIC T1 dibekali motor listrik 70 kW (94 hp) dengan torsi 176 Nm. Angka ini memang tidak dirancang untuk akselerasi responsif di jalan tol, melainkan lebih fokus pada efisiensi energi dan penggunaan harian di dalam kota. Sebaliknya, BYD Atto 3 menggunakan motor 150 kW (204 hp) dengan torsi 310 Nm — tenaganya lebih dari dua kali lipat. Jika Anda sering membawa penumpang penuh atau melaju di jalan bebas hambatan, Atto 3 jelas lebih unggul.

Baterai LFP vs Blade: Jarak Tempuh Hampir Setara, Waktu Isi Beda

BAIC T1 mengandalkan baterai LFP 42,3 kWh yang diklaim mampu menempuh 425 km (standar CLTC) atau sekitar 310 km (WLTC). Fitur fast charging 30-80 persen hanya butuh 25 menit — cukup cepat untuk ukuran mobil listrik di kelasnya. BYD Atto 3 hadir dengan Blade Battery 60,5 kWh yang lebih besar, menawarkan jarak tempuh hingga 420 km (WLTP). Meski kapasitas baterai lebih besar, waktu pengisian daya Atto 3 tidak disebutkan dalam bahan, namun teknologi Blade Battery milik BYD sudah terkenal lebih aman dan tahan lama.

Fitur Modern T1: ADAS Level 2, Panoramic Roof, hingga V2L

Keunggulan BAIC T1 justru terletak pada fitur yang ditawarkan di harga Rp300 jutaan. Mobil ini sudah dibekali ADAS Level 2, panoramic roof, Automatic Parking Assist, kamera 360 derajat, dan fitur V2L yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik darurat. Fitur-fitur ini jarang ditemukan di kompetitor sekelasnya. Sementara BYD Atto 3, meski lebih mahal, belum tentu menawarkan paket fitur selengkap itu di varian entry-level-nya.

Kesimpulannya, pilihan kembali pada prioritas. Jika Anda mengutamakan performa, jarak tempuh, dan teknologi baterai yang sudah terbukti, BYD Atto 3 masih menjadi pilihan unggulan. Namun, jika Anda mencari mobil listrik kompak dengan fitur modern dan harga lebih terjangkau untuk penggunaan perkotaan, BAIC T1 layak ditunggu peluncuran resminya di GIIAS 2026.

Bagikan
Sumber: otodriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks