GORONTALO — Samsung resmi memperkenalkan dua smartwatch anyar di ajang Galaxy Unpacked 2026 yang digelar pada 22 Juli 2026. Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch 9 hadir dengan peningkatan signifikan di sektor baterai, layar, dan fitur kesehatan, meski menyasar dua segmen pengguna yang berbeda.
Acara yang sama juga menjadi panggung peluncuran lini ponsel lipat terbaru Samsung, termasuk Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8.
Spesifikasi Utama Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch 9
- Prosesor: Snapdragon Wear Elite (3nm) — sama untuk kedua model
- Sistem Operasi: Wear OS 7 dengan One UI 9 Watch
- Layar: Ultra2 — AMOLED 5.000 nit; Watch9 — Super AMOLED 3.000 nit (1,47 inci untuk varian 44mm)
- Baterai: Ultra2 — 800mAh (tahan hingga 60 jam); Watch9 — 390mAh (40mm) / 445mAh (44mm)
- Ketahanan: Ultra2 — 10ATM, IP69K, sertifikasi EN13319; Watch9 — MIL-STD-810H
- Material: Ultra2 — titanium; Watch9 — kaca kristal safir
Galaxy Watch Ultra2: Smartwatch untuk Aktivitas Ekstrem
Galaxy Watch Ultra2 dirancang untuk atlet profesional dan penggemar aktivitas ekstrem. Samsung mempertahankan desain squircle khas generasi sebelumnya, namun berhasil menipiskan bodi titanium hingga 12% berkat penataan ulang arsitektur internal.
Layar AMOLED-nya kini mencapai kecerahan puncak 5.000 nit — lompatan dari 3.000 nit di generasi pertama. Samsung mengklaim ini sebagai smartwatch dengan layar paling terang di pasaran saat ini. Angka ini memudahkan pengguna membaca layar di bawah sinar matahari langsung, misalnya saat mendaki gunung atau berlari di siang hari.
Baterai 800mAh menjadi salah satu peningkatan paling mencolok. Kapasitasnya naik sekitar 35% dari pendahulunya, dengan klaim ketahanan hingga 60 jam pemakaian nyata. Pengisian cepat mampu mengisi penuh baterai dalam waktu sekitar 45 menit.
Samsung juga membekali Ultra2 dengan sertifikasi kedap air 10ATM, IP69K, dan standar alat selam militer EN13319. Melalui kemitraan dengan Mares, produsen perlengkapan scuba, smartwatch ini bisa melacak kedalaman, tekanan, dan waktu menyelam secara presisi lewat aplikasi Diving khusus.
Galaxy Watch 9: Asisten Kesehatan Harian dengan AI
Galaxy Watch 9 memang tidak mengalami perubahan desain besar, tapi peningkatan di dalamnya cukup substansial. Baterai model 40mm naik jadi 390mAh, sementara varian 44mm menjadi 445mAh — meningkat 20% dari generasi sebelumnya. Samsung menjawab keluhan utama pengguna smartwatch harian: daya tahan baterai yang kurang.
Fitur anyar bernama Vitals menjadi andalan Watch 9. Berbasis AI, fitur ini memonitor metrik kesehatan dasar pengguna sepanjang malam saat tidur, lalu memberikan peringatan dini jika mendeteksi anomali pada kondisi fisik. Samsung merancang Vitals untuk membantu pengguna memahami pola tidur dan tren kesehatan jangka panjang.
Ada pula Heart Health Score, fitur yang menggabungkan metrik detak jantung istirahat, variabilitas detak jantung, kualitas tidur, dan tingkat aktivitas harian. Hasilnya ditampilkan dalam skor numerik yang mudah dipahami: baik, perlu perhatian, atau berisiko.
Layar Super AMOLED 1,47 inci pada varian 44mm tetap mempertahankan kecerahan 3.000 nit dengan perlindungan kaca kristal safir. Meski tidak seekstrem Ultra2, Watch 9 tetap mengantongi sertifikasi militer MIL-STD-810H untuk ketahanan terhadap debu, suhu ekstrem, dan guncangan.
Harga dan Ketersediaan
Hingga berita ini diturunkan, Samsung belum mengumumkan harga resmi untuk Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch 9 di Indonesia. Sebagai gambaran, generasi sebelumnya dibanderol mulai dari Rp 5 jutaan untuk Watch series dan Rp 10 jutaan untuk Watch Ultra series. Kami akan memperbarui informasi ini begitu detail harga dan tanggal penjualan di Indonesia diumumkan.
Galaxy Watch Ultra2 jelas ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan smartwatch tangguh untuk petualangan ekstrem, menyelam, atau olahraga berat. Sementara Galaxy Watch 9 lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan pemantauan kesehatan harian, kenyamanan, dan daya tahan baterai yang lebih lama tanpa perlu fitur-fitur ekstrem.