GORONTALO — Kylian Mbappe mengenang momen pertama kali berjumpa Zinedine Zidane, jauh sebelum keduanya bekerja sama di tim nasional Prancis. Saat itu Mbappe masih berusia 13 atau 14 tahun ketika Zidane menjemputnya dan membawanya ke kompleks latihan Real Madrid.
Kenangan itu kini berubah menjadi kenyataan berbeda. Zidane resmi menangani Les Bleus, dan Mbappe tetap dipercaya sebagai kapten tim.
Mbappe mengungkapkan bahwa Zidane berperan langsung dalam langkah awalnya menuju Real Madrid. Kepada Dario AS pada Senin (21/9), penyerang berusia 27 tahun itu menceritakan peristiwa tersebut.
"Ya, bertahun-tahun lalu (dia membawa saya ke tempat latihan Real Madrid). Dia yang pertama menjemput saya dan membawa saya ke Real Madrid, ke kompleks latihan. Saat itu saya berusia 13 atau 14 tahun, sudah sangat lama," ujar Mbappe.
Pengalaman itu membuat Mbappe menilai Zidane sebagai figur yang meninggalkan jejak besar dalam sejarah sepak bola Prancis. Menurutnya, mantan gelandang tersebut adalah sosok yang paling merepresentasikan tim nasional Prancis.
Zidane kembali ke dunia kepelatihan setelah lima tahun meninggalkan Real Madrid. Laga melawan Turki di UEFA Nations League, Sabtu mendatang (29/9), menjadi pertandingan pertamanya sebagai pelatih timnas Prancis.
Setelah Turki, Prancis dijadwalkan menghadapi Belgia dan Italia. Rangkaian laga itu menjadi ujian awal bagi Zidane di kursi pelatih Les Bleus.
Zidane juga telah mengonfirmasi bahwa Mbappe tetap dipercaya sebagai kapten Les Bleus. Penyerang berusia 27 tahun itu menjadi salah satu figur utama generasi terbaru sepak bola Prancis setelah membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2018 dan mencapai final pada edisi 2022.
Penunjukan Zidane sekaligus menandai berakhirnya era Didier Deschamps sebagai pelatih Prancis. Deschamps meninggalkan posisi tersebut setelah 14 tahun menangani Les Bleus.
Posisi itu kini diisi mantan rekan setimnya di timnas. Transisi ini menjadi salah satu perubahan besar dalam tubuh timnas Prancis dalam lebih dari satu dekade terakhir.
Mbappe menyebut kombinasi dirinya dan Zidane sebagai sesuatu yang sulit dipercaya. "Dan sekarang dia menjadi pelatih tim nasional saya. Ini seperti sesuatu yang keluar dari film, ia memang kelas dunia," katanya.