GORONTALO — Pasar mobil LCGC bekas pada September 2026 menyediakan pilihan mulai sekitar Rp65 juta, dengan Datsun GO+ dan Suzuki Karimun Wagon R sebagai opsi termurah. Dua model itu sudah lama tak dijual sebagai mobil baru di Indonesia, tetapi stok bekasnya masih beredar cukup banyak. Toyota Agya dan Daihatsu Ayla juga tersedia, dengan rentang harga yang jauh lebih lebar karena mencakup berbagai tahun produksi dan tipe.
Penelusuran pasar pada 17 September 2026 menunjukkan harga LCGC bekas sangat bergantung pada model, tahun produksi, tipe, kondisi, dan riwayat kendaraan. Sejumlah unit bahkan masih bisa didapat di bawah Rp100 juta. Rentang harga yang tercatat di bawah ini bukan harga satu unit tertentu, melainkan gambaran umum pasar.
Datsun GO+ memegang posisi harga awal paling rendah dalam daftar September 2026. Model produksi 2015-2019 itu berada di kisaran Rp65 juta hingga Rp85 juta.
Suzuki Karimun Wagon R menyusul tak jauh di belakang. Unit produksi 2014-2021 ditawarkan sekitar Rp66 juta sampai Rp95 juta.
Keduanya sudah tidak lagi menjadi pilihan mobil baru di pasar Indonesia. Meski begitu, keduanya masih tersedia sebagai kendaraan bekas dan menjadi incaran konsumen berbudget ketat.
Toyota Agya produksi 2013-2024 dapat ditemukan dengan harga mulai Rp73 juta hingga Rp154 juta. Daihatsu Ayla, yang berbagi basis dengan Agya, berada di kisaran Rp78,5 juta sampai Rp171 juta.
Lebarnya rentang tersebut mencerminkan banyaknya tahun produksi dan tipe yang masuk dalam perhitungan. Versi terbaru dengan fitur lebih lengkap otomatis berada di ujung atas kisaran.
Minat terhadap LCGC bekas terlihat dari aktivitas balai lelang kendaraan. Data Balai Lelang JBA Indonesia periode Januari-Agustus 2026 menunjukkan LCGC menyumbang sekitar 24 persen dari total unit yang dilelang.
Porsi itu menempatkan LCGC sebagai salah satu segmen dengan kontribusi terbesar dalam lelang JBA. Jika digabung dengan MPV dan SUV, ketiga segmen menyumbang sekitar 73 persen dari total unit yang dilelang.
MPV sendiri memiliki porsi sekitar 34 persen, sedangkan SUV sekitar 14 persen. Angka lelang tidak bisa langsung disamakan dengan penjualan ritel mobil bekas, tetapi tetap memberi gambaran besarnya perputaran kendaraan penumpang populer.
Harga murah sering jadi pertimbangan utama, tetapi kondisi unit tetap harus diperiksa sebelum uang berpindah tangan. Calon pembeli sebaiknya mengecek kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, bodi, interior, serta jarak tempuh kendaraan.
Riwayat perawatan juga penting untuk mengetahui pekerjaan servis yang sudah dilakukan. Dari situ bisa diperkirakan biaya perbaikan yang mungkin muncul setelah mobil dibeli.
Kelengkapan dan keabsahan dokumen tidak kalah krusial. Nomor rangka dan nomor mesin perlu dicocokkan dengan dokumen yang menyertai mobil.
Daftar harga di atas lebih tepat dipakai sebagai patokan awal. Harga transaksi sebenarnya bisa berbeda tergantung kondisi unit, tahun produksi, tipe, lokasi penjualan, dan faktor lain di lapangan.