GORONTALO — Di tengah musim kemarau yang melanda Gorontalo, Yayasan Al Ishlah menggelar Salat Istisqa sekaligus penggalangan dana kemanusiaan. Kegiatan ini berlangsung serentak di halaman Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Kampus 1 dan halaman MTs Terpadu Kampus 2, Rabu (26/8/2026).
Rangkaian ibadah ini dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Al Ishlah Gorontalo, Helmi Adam Nento, M.Ec.Dev, didampingi Ketua Bidang Pendidikan Ulyn Ibrahim, S.Pd., M.M, serta Direktur LBQ Abdul Rajak Hulalata, S.H yang bertindak sebagai khatib.
Dalam khutbahnya, Abdul Rajak Hulalata mengangkat Surah Nuh Ayat 10–12 yang menegaskan janji Allah bagi hamba-Nya yang tulus bertobat. Ayat tersebut menyebutkan tiga janji agung: hujan yang lebat, kelimpahan rezeki, dan kesuburan bumi.
“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta dan anak-anakmu, serta mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu,” demikian bunyi ayat tersebut.
Abdul Rajak mengajak seluruh jamaah memulai taubat dari hati, lisan, dan perbuatan. “Mari kita mulai taubat hari ini, dari hati, lisan, dan perbuatan. Taubat yang bersih dari dengki, iri, keserakahan, dan permusuhan. Taubat yang mengembalikan hak orang lain, menjadikan kita hamba yang tunduk dan patuh,” ucapnya.
Ketua Yayasan Al Ishlah, Helmi Adam Nento, menjelaskan Salat Istisqa merupakan ikhtiar sungguh-sungguh memohon kepada Allah agar hujan segera turun. Pasalnya, Gorontalo tengah dilanda kemarau panjang yang berdampak pada berbagai sektor.
Setelah Salat Istisqa, suasana haru berlanjut dengan pengumpulan sedekah dari para siswa. Dana yang terkumpul akan disalurkan untuk meringankan beban korban bencana alam di NTT dan Kalimantan.
“Dari halaman madrasah, doa dipanjatkan; dari tangan para siswa, kepedulian disalurkan; dan dari hati yang tunduk kepada Allah, lahir kasih sayang bagi sesama,” ungkap Helmi.
Di Kampus 1, kegiatan diikuti siswa-siswi Pusat Paud Islam Terpadu (PPIT), Raudatul Athfal Terpadu (RAT), hingga MIT. Sementara di Kampus 2, jajaran siswa MTs Terpadu dan SMA IT Al Ishlah berkumpul di halaman MTs untuk melaksanakan ibadah yang sama.
Kegiatan ini menjadi momentum edukasi bagi para pelajar tentang pentingnya kepedulian sosial dan kepekaan terhadap sesama yang tengah tertimpa musibah. Semoga doa tulus ini membawa keberkahan: hujan turun membasahi bumi, dan bantuan hangat sampai ke tangan masyarakat NTT dan Kalimantan.