GORONTALO — Tahap awal rekrutmen Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kesehatan di Provinsi Gorontalo memasuki babak krusial. Setelah pintu pendaftaran resmi ditutup, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) bergerak cepat memastikan kelancaran seleksi berbasis komputer.
Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Gorontalo, Mansur Basir, menyebutkan hingga batas akhir pengunggahan dokumen, total 44 peserta telah mendaftar untuk formasi PPIH Kesehatan Kloter maupun PPIH Arab Saudi. Pendaftaran sendiri telah dibuka sejak 20 Agustus lalu.
Ratusan berkas yang masuk kini tidak langsung dinyatakan lolos. Tim seleksi di tingkat daerah dan pusat akan melakukan verifikasi administrasi secara berlapis hingga Jumat (28/8/2026). Hasil verifikasi ini akan menjadi penentu siapa saja yang berhak melaju ke tahap ujian CAT.
"Pendaftaran peserta telah dimulai sejak 20 Agustus dan batas akhir pengunggahan dokumen jatuh pada hari ini, 26 Agustus 2026. Selanjutnya, proses verifikasi dokumen oleh tim seleksi daerah dan pusat akan berlangsung hingga 28 Agustus," kata Mansur di sela koordinasi dengan UPT BKN Gorontalo, Rabu (26/8/2026).
Setelah verifikasi tuntas, peserta yang memenuhi syarat akan menghadapi ujian berbasis komputer (CAT) pada Senin (31/8/2026). Untuk memastikan teknis pelaksanaan ujian berjalan mulus, Mansur Basir melakukan pengecekan langsung ke kantor UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Gorontalo.
Pengecekan tersebut difokuskan pada kesiapan sarana dan prasarana pendukung, mulai dari perangkat komputer, jaringan listrik, hingga sistem aplikasi yang akan digunakan.
"Kami memastikan serta mengecek lebih jauh kesiapan sarana dan prasarana pendukung ujian tersebut," ujarnya.
Langkah ini menjadi bagian penting dari proses penjaringan petugas yang akan mendukung penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M. Kanwil Kemenhaj Gorontalo saat ini masih menunggu hasil verifikasi administrasi untuk menetapkan daftar final peserta yang berhak mengikuti ujian CAT.
Kesiapan teknis yang matang diharapkan mampu menghasilkan petugas PPIH Kesehatan yang kompeten dan siap mendampingi jemaah haji asal Gorontalo selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.