Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Latih Kader Desa Isimu Utara Pantau Kehamilan Berbasis Teknologi

Penulis: Gilang Permana  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:08:31 WIB
Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG memberikan pelatihan pemantauan kehamilan berbasis teknologi kepada kader kesehatan di Desa Isimu Utara, Kabupaten Gorontalo.

GORONTALO — Kader kesehatan di Desa Isimu Utara, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, kini dibekali keterampilan baru dalam mendampingi ibu hamil. Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memperkenalkan sistem pemantauan kehamilan yang memadukan pencatatan manual dan platform digital.

Koordinator Desa KKN Profesi Kesehatan UNG, Moh Saputra Ali, mengatakan program ini merupakan upaya memperkuat layanan kesehatan ibu dan bayi di tingkat desa. Pelatihan yang digelar baru-baru ini diikuti kader kesehatan serta sejumlah unsur masyarakat.

Kalender ANC dan Website Monitoring untuk Kader Desa

Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa memperkenalkan Kalender ANC sebagai media sederhana untuk mencatat dan memantau jadwal pemeriksaan antenatal care. Para kader diberi pemahaman mengenai cara pencatatan jadwal pemeriksaan serta pemantauan kunjungan ibu hamil.

Selain pencatatan manual, mahasiswa juga mengenalkan website monitoring yang dikembangkan khusus untuk pemantauan ibu hamil di Desa Isimu Utara. Melalui platform tersebut, kader dapat mengelola data dan informasi ibu hamil secara lebih terstruktur.

Kader kesehatan diberi materi mengenai peran dan fungsi mereka dalam pendampingan ibu hamil, mencakup pemantauan kondisi ibu, pengingat jadwal pemeriksaan, serta pemberian dukungan dan informasi kepada ibu hamil beserta keluarganya.

Kolaborasi Mahasiswa, Pemerintah Desa, dan Karang Taruna

Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Isimu Utara Wawan Pipii bersama jajaran pemerintah desa, karang taruna, dan pendamping sosial. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam membangun sistem pendampingan kesehatan ibu yang melibatkan masyarakat tingkat desa.

"Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam membangun sistem pendampingan kesehatan ibu yang melibatkan masyarakat tingkat desa," kata Moh Saputra Ali.

Bagi mahasiswa KKN Profesi Kesehatan, penguatan kapasitas kader menjadi langkah penting karena kader merupakan unsur paling dekat dengan masyarakat. Dengan pengetahuan yang memadai dan dukungan sistem pemantauan, kader diharapkan mampu membantu memastikan ibu hamil memperoleh perhatian dan pendampingan yang dibutuhkan.

Pemanfaatan Teknologi Sederhana untuk Layanan Kesehatan Komunitas

Pemanfaatan Kalender ANC dan website monitoring menjadi contoh bagaimana teknologi sederhana dapat dipadukan dengan peran masyarakat untuk memperkuat layanan kesehatan berbasis komunitas. Sistem ini dirancang agar kader dapat melakukan pendampingan lebih terarah.

Kepala Desa Isimu Utara Wawan Pipii mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan yang diberikan mahasiswa KKN Profesi Kesehatan menjadi bekal bagi kader dalam menjalankan tugas pendampingan ibu hamil di desa tersebut.

"Diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara optimal sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Wawan Pipii.

Reporter: Gilang Permana
Sumber: gorontalo.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top