Rencana Bangkit Honda Pasca-Gagal EV: 15 Model Hybrid Baru, HR-V 2028 Dapat Generasi Terbaru

Penulis: Eri Subagio  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 15:35:04 WIB
Honda memperkenalkan prototype sedan hybrid dengan desain fastback di Jepang.

GORONTALO — Strategi ini diumumkan langsung dalam business briefing Honda di Jepang, hari ini. Targetnya ambisius: membalikkan kerugian menjadi rekor profit pada tahun fiskal 2029. Pasar utama yang menjadi sasaran tembak adalah Amerika Serikat, di mana Honda akan memperkenalkan sedan hybrid segmen D dan mobil hybrid berukuran lebih besar mulai 2029.

Hybrid Sedan Prototype dan Acura SUV Hybrid: Dua Model Perdana

Salah satu model yang diperlihatkan sebagai pertanda era baru adalah Hybrid Sedan Prototype. Mobil fastback empat pintu ini mengusung logo H terbaru, lampu depan split dengan DRL alis ganda, serta garis atap landai khas coupe. Model ini dijadwalkan mulai dijual dalam dua tahun ke depan.

Bersamaan dengan sedan tersebut, Honda juga memamerkan Acura Hybrid SUV Prototype yang dirancang untuk menyegarkan lini premium mereka di Amerika Serikat. Kedua prototipe ini menjadi bukti pergeseran prioritas Honda dari EV ke teknologi hybrid yang saat ini lebih diminati pasar.

HR-V 2028: Sasis Baru, Hybrid Generasi Terdepan, dan ADAS Canggih

Untuk pasar global, Honda telah mengonfirmasi bahwa HR-V generasi terbaru (dikenal sebagai Vezel di Jepang) akan meluncur pada tahun 2028. Model ini akan menjadi yang pertama mengusung generasi terbaru powertrain hybrid e:HEV yang diklaim 10 persen lebih irit bahan bakar dibandingkan sistem saat ini.

Tak hanya mesin, HR-V 2028 juga akan menjadi pionir untuk sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) generasi anyar Honda. Teknologi ini rencananya akan diterapkan di 15 model lain dalam lima tahun ke depan. Menariknya, sistem infotainment Asimo OS yang semula dikembangkan untuk jajaran EV 0 Series yang dibatalkan, justru akan dialihkan ke model-model hybrid ini.

Efisiensi Biaya ala China dan India: 'Triple Half' dan Baterai Hybrid Buatan Ohio

Untuk menekan biaya, Honda menerapkan strategi "Triple Half" yang bertujuan memangkas biaya pengembangan, waktu pengerjaan, dan beban kerja hingga setengahnya dibandingkan level 2025. Caranya dengan standarisasi komponen dan meniru pendekatan pabrikan China serta India yang lebih efisien.

Langkah konkret lainnya adalah menghentikan produksi baterai EV secara mandiri. Pabrik joint venture baterai EV dengan LG di Ohio, L-H Battery, akan dialihfungsikan untuk memproduksi baterai hybrid. Di China, Honda akan memanfaatkan platform mobil lokal untuk membangun kendaraan energi baru (NEV), serupa dengan strategi Nissan.

Restrukturisasi Internal dan Fokus Pasar India

Perombakan besar juga dilakukan di internal. Divisi R&D Honda akan menyerap kembali unit pengembangan mobil dan operasional mobil yang sempat dipisahkan pada 2020. Langkah ini diambil agar perusahaan lebih gesit merespons perubahan pasar, dan secara resmi telah berlaku sejak 1 April lalu.

Untuk India, Honda akan meluncurkan model-model "strategis" baru mulai 2028, termasuk di segmen sub-4 meter dan ukuran medium. Langkah ini bertujuan untuk menjaring konsumen dari divisi motor Honda yang menjual hampir enam juta unit roda dua setiap tahunnya di negara tersebut.

Fakta Singkat: Strategi Pemulihan Honda

  • 15 model hybrid anyar akan diluncurkan antara 2027 hingga 2029.
  • Biaya produksi hybrid generasi baru ditargetkan turun lebih dari 30% dibanding sistem e:HEV 2023.
  • HR-V 2028 akan menjadi model pertama dengan powertrain hybrid dan ADAS generasi terbaru.
  • Pabrik baterai L-H Battery di Ohio beralih fungsi dari produksi baterai EV ke baterai hybrid.
  • N-Box EV akan menyusul tahun depan di Jepang, bergabung dengan N-Van dan N-One e:.
Reporter: Eri Subagio
Sumber: paultan.org This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top