GORONTALO — Rencana alokasi 2.000 KPM itu dibahas dalam rapat jajaran Bidang Penanganan Fakir Miskin yang dipimpin Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata. Pembahasan menjadi bagian dari pemantapan persiapan pelaksanaan BLP3G tahun 2027.
Sasaran penerima tidak hanya masyarakat umum yang memenuhi kriteria. Indry menyebut lansia, penyandang disabilitas, serta keluarga yang menjadi sasaran penanganan stunting turut masuk daftar.
Kriteria Penerima: dari Warga Rentan sampai Keluarga Sasaran Stunting
Indry menjelaskan penetapan sasaran diarahkan untuk memberikan perlindungan sosial sekaligus meringankan beban pengeluaran keluarga penerima manfaat. Prioritas diberikan kepada masyarakat dalam kondisi rentan dan membutuhkan dukungan pemerintah.
"Penetapan sasaran tersebut diarahkan untuk memberikan perlindungan sosial sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran keluarga penerima manfaat, khususnya masyarakat yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan dukungan pemerintah," ujar Indry, Jumat (16/10/2026).
Data BNBA Diserahkan November 2026, Penyaluran Ditargetkan Februari 2027
Reflin Buata menegaskan kesiapan data menjadi kunci utama agar program BLP3G berjalan tepat sasaran. Seluruh tahapan diminta dipersiapkan sejak awal, termasuk koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta pemutakhiran dan verifikasi data calon penerima.
Untuk mempercepat tahapan, penyampaian data by name by address (BNBA) kepada pemerintah kabupaten/kota diupayakan dilakukan pada November 2026. Data itu menjadi bahan verifikasi dan tindak lanjut penetapan calon penerima.
"Yang paling penting data harus siap. Kita ingin prosesnya sejak awal sudah tertata, sehingga ketika masuk pada tahap penyaluran tidak ada lagi persoalan yang dapat menghambat," tegas Reflin.
KPM Diminta Dikumpulkan di Satu Lokasi Saat Penyaluran
Reflin juga mengarahkan agar KPM nantinya diprioritaskan dikumpulkan pada satu lokasi yang telah ditentukan. Langkah itu diambil supaya proses penyaluran berlangsung lebih tertib, efektif, dan mudah dipantau.
Dengan persiapan yang dilakukan lebih awal, penyaluran BLP3G tahun 2027 ditargetkan sudah dapat dilaksanakan pada Februari 2027. Verifikasi data calon penerima di tiga wilayah menjadi tahap penentu sebelum bantuan disalurkan.