GORONTALO — Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie memperkenalkan kue karawo kepada rombongan SERUNI KMP di sela peninjauan stan peserta. Menurutnya, kekayaan budaya Gorontalo tidak hanya tampak pada kain karawo, tetapi juga bisa dituangkan ke dalam kreasi kuliner.
"Ini namanya kue karawo, Ibu-Ibu. Jadi, bukan hanya kain yang menjadi kerajinan khas kebanggaan Gorontalo, tetapi sulaman itu juga ada pada kue," ujar Idah.
Ia menambahkan bahwa karawo merupakan warisan budaya yang harus terus dilestarikan. "Karawo merupakan warisan budaya Gorontalo yang harus terus dilestarikan. Mudah-mudahan ibu-ibu SERUNI makin akrab dengan karawo," katanya.
Kue Karawo, Sulaman Tradisional yang Berpindah ke Meja Makan
Kue karawo menjadi salah satu produk yang ditampilkan peserta pelatihan kewirausahaan bagi purna PMI. Proses pembuatannya memperlihatkan motif sulaman khas Gorontalo yang biasanya melekat pada kain, kini diaplikasikan pada produk kuliner.
Selama kurang lebih 25 menit, rombongan menelusuri stan peserta dan melihat berbagai produk serta keterampilan yang dipamerkan. Selain kue karawo, peserta juga menampilkan hasil pelatihan keterampilan lain yang mereka ikuti.
Bantuan Modal Usaha untuk Keluarga Purna PMI
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, keluarga purna PMI menerima bantuan modal usaha dan mengikuti pelatihan keterampilan, termasuk pembuatan kue. Dukungan itu diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi keluarga purna PMI.
Pelatihan juga didorong tumbuh sebagai usaha berbasis potensi lokal, memanfaatkan kekayaan budaya dan kuliner daerah sebagai nilai jual. Produk seperti kue karawo menjadi contoh bagaimana kerajinan tradisional bisa dikembangkan menjadi peluang usaha rumah tangga.
Harapan Keberlanjutan Usaha bagi Keluarga Purna PMI
Wakil Gubernur Idah menyampaikan rasa syukurnya bisa menghabiskan waktu bersama Ibu Wapres dan rombongan SERUNI KMP dalam berbagai kegiatan di Gorontalo. "Saya dan ibu Ketua PKK bersyukur bisa menghabiskan waktu bersama Ibu Wapres dan Ibu-Ibu SERUNI KMP dalam berbagai kegiatan di Gorontalo. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi kita semua," tutupnya.
Kegiatan di Gedung Azlea itu menjadi salah satu rangkaian kunjungan SERUNI KMP di Gorontalo, yang menyoroti potensi lokal sekaligus penguatan ekonomi keluarga purna PMI.