Pencarian

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Dorong Gorontalo Jadi Tuan Rumah Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi Berikutnya

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 21:37:31 WIB
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Dorong Gorontalo Jadi Tuan Rumah Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi Berikutnya
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mendorong Gorontalo menjadi tuan rumah Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi berikutnya.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mendorong Provinsi Gorontalo menjadi tuan rumah Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi pada penyelenggaraan berikutnya. Usulan itu disampaikan menyusul pelaksanaan muzakarah ke-II Tahun 2026 di Aceh pada 9-11 Oktober 2026. Dukungan tersebut muncul dengan alasan kedekatan nilai keislaman yang hidup di tatanan budaya kedua daerah.

GORONTALO — Juru Bicara Gubernur Gorontalo David Radjak menyatakan dukungan tersebut disampaikan Gusnar saat menerima audiensi Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf wilayah Gorontalo di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Jumat (2/10). Meski tidak hadir langsung di Aceh karena bersamaan dengan agenda kunjungan pemerintah pusat, Gusnar tetap memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan muzakarah internasional itu.

Pesan serupa disampaikan kepada peserta asal Gorontalo yang mengikuti kegiatan di Aceh. Mereka diminta memperjuangkan Gorontalo sebagai lokasi penyelenggaraan berikutnya.

Alasan Gorontalo Disebut Serambi Madinah

Menurut David, usulan Gorontalo sebagai tuan rumah berikutnya berkaitan dengan latar belakang keislaman yang melekat pada kedua daerah. Nilai keagamaan itu dinilai berperan dalam tatanan budaya dan tradisi yang hidup di masyarakat.

"Aceh adalah Serambi Makkah, sedangkan Gorontalo adalah Serambi Madinah," tutur David.

Penyematan itu bukan tanpa dasar. Tradisi keagamaan di Gorontalo tumbuh menyatu dengan adat istiadat setempat, menjadikan wilayah ini punya basis pengkajian tauhid dan tasawuf yang kuat.

Muzakarah di Aceh Diikuti Ulama dari Sejumlah Negara

Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II Tahun 2026 di Aceh dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026. Kegiatan itu diikuti ulama serta peserta dari sejumlah daerah dan negara.

Gorontalo mengirim peserta dalam forum tersebut. Dari forum itulah pesan Gusnar disampaikan agar delegasi daerah memperjuangkan status tuan rumah pada penyelenggaraan selanjutnya.

David menyebut potensi yang tersedia di Gorontalo menjadi pertimbangan utama. Selain latar keagamaan, daerah ini memiliki jejaring majelis pengkajian tauhid dan tasawuf yang aktif di tingkat wilayah.

Langkah Selanjutnya

Belum ada jadwal resmi kapan usulan itu dibahas dalam forum muzakarah. Pemerintah Provinsi Gorontalo menyatakan akan menindaklanjuti melalui komunikasi dengan penyelenggara dan peserta muzakarah.

Jika terealisasi, Gorontalo akan menjadi tuan rumah pertama muzakarah internasional ulama tauhid sufi di luar Aceh pada penyelenggaraan berikutnya.

Follow kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gorontalo.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks