GORONTALO — Mitsubishi Montero SR 1995 adalah SUV yang lebih mirip katalog gadget ketimbang kendaraan off-road. Dengan harga dasar USD 35.322 dan versi uji mencapai USD 39.796, SUV tujuh penumpang ini menawarkan kabin penuh tombol dan mesin V6 24-katup 3.5 liter bertenaga 214 hp — tapi akselerasi 0-60 mph 10,5 detik membuatnya tertinggal di kelasnya.
Majalah Car and Driver edisi Maret 1995 menguji Montero SR dan menyimpulkan satu hal: SUV ini terasa seperti katalog Sharper Image yang berwujud kendaraan. Bukan tanpa alasan — kabinnya dipenuhi tombol, sakelar, dan layar digital yang jauh melampaui kebutuhan pengemudi biasa.
Panel instrumen Montero SR punya pengukur untuk hampir segala hal: mode penggerak empat roda, tekanan oli, voltase, kompas elektronik, dan suhu luar. Kompas dan termometer ini menggantikan inclinometer sudut kemiringan yang dianggap kurang berguna.
Stereo bawaannya tampil mencolok dengan layar digital dan equalizer grafis rumit. Bahkan pintu, dasbor, dan plafon penuh kontrol — dari kunci dan spion elektrik hingga sunroof elektrik yang kini jadi standar.
Ada paket opsional yang memungkinkan pengemudi mengatur peredaman suspensi ke mode soft, medium, atau hard. Mode soft disebut memberikan kenyamanan paling empuk. Sakelar lain mengatur respons transmisi otomatis empat percepatan antara mode normal dan power, plus pengaturan hold untuk start gigi dua di permukaan licin.
Montero SR cukup lapang untuk tujuh orang dewasa saat jok lompat di belakang diturunkan. Tingginya menjulang sepuluh inci di atas Jeep Grand Cherokee — cukup membuat pengemudi menunduk saat masuk garasi.
Sebagai gantinya, pandangan ke depan sangat luas dan ruang kepala melimpah di seluruh kabin. Posisi duduk tinggi ini jadi nilai jual tersendiri bagi pengemudi yang ingin merasa menguasai jalan.
Di tengah dominasi V8 dan mesin enam silinder berkarakter berat, Montero SR memilih jalur berbeda: V6 twin-cam 24 katup 3.5 liter yang suka berputar tinggi. Tenaganya 214 hp, tetapi butuh 10,5 detik untuk mencapai 60 mph — sedikit di bawah rata-rata kelasnya.
Meski begitu, mesin ini terasa lincah. Torsi siap tersedia di atas 2000 rpm dan tidak pernah terasa tercekik. Putarannya halus hingga redline 7000 rpm tanpa keluhan atau getaran kasar.
Konsekuensinya, tenaga puncak baru keluar di 5000 rpm — kurang ideal untuk manuver off-road pelan. Tapi di jalan raya, tempat sebagian besar SUV sebenarnya dipakai, karakter mesin ini terasa pas.
Montero SR memakai sistem Active Trac yang menawarkan penggerak empat roda penuh dan perpindahan gigi saat berjalan. Differential belakang pengunci tersedia sebagai opsi.
Sistem rem ABS tiga kanal yang bekerja di semua mode penggerak jadi standar. Untuk model 1995, kapasitas tarik naik 1000 pon menjadi 5000 pon.
Ada keluhan kecil. Setir masih terasa sloppy di posisi tengah, seperti yang pernah dicatat sebelumnya. Sebagian pembeli juga mungkin merasa Montero SR terlalu penuh gadget.
Bagi pecinta kontrol, keluhan itu justru jadi kelebihan. Tidak ada SUV lain yang memberi kebebasan mengatur kendaraan sesuai selera sebesar ini.
Harga dasar Montero SR, sudah termasuk hampir semua fitur elektrik dan perangkat performa, adalah USD 35.322. Tambah opsi jok kulit, trim kayu, CD changer, dan velg krom — aneh untuk kendaraan off-road — dan harganya mendekati USD 40.000.
Konsumsi BBM terukur 17 mpg, sementara klaim EPA 14 mpg untuk dalam kota. Angka ini wajar untuk SUV berbobot 4714 pon dengan mesin 3.5 liter.
Montero SR 1995 cocok untuk pembeli yang ingin SUV lapang dengan kabin serba bisa diatur dan pandangan jalan luas. Mesin V6 24 katup-nya halus dan responsif di jalan raya, meski tidak cepat untuk ukuran kelasnya.
Yang perlu dipertimbangkan: setir yang kurang presisi dan harga yang membengkak mendekati USD 40.000 saat ditambah opsi. Bagi yang tidak terganggu oleh kabin penuh tombol, Montero SR menawarkan kenyamanan dan kemampuan yang solid — dengan catatan performa akselerasinya biasa saja.