Tesla Roadster Baru Akhirnya Diperkenalkan, Klaim Bisa Kickflip

Penulis: Haris Maulana  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:22:01 WIB
Tesla memperkenalkan Roadster generasi baru dengan julukan Cyberfied dan klaim kemampuan kickflip.

GORONTALO — Tesla resmi memperkenalkan Roadster generasi baru yang diklaim mampu melakukan kickflip, sebuah manuver yang belum pernah ada di mobil listrik mana pun. Peluncuran ini jadi puncak perbincangan komunitas kendaraan listrik global, termasuk dalam podcast Electrek edisi terbaru. Sejumlah klaim teknis Tesla, terutama soal kemampuan "terbang" Roadster, masih jadi tanda tanya besar.

Pembahasan soal Roadster anyar ini menjadi topik utama dalam Electrek Podcast yang tayang setiap Jumat pukul 4 sore waktu ET di kanal YouTube Electrek. Episode kali ini menyorot langsung momen pengungkapan Roadster versi Cyberfied, nama yang dipakai Tesla untuk membedakannya dari generasi pertama.

Selain Roadster, sejumlah topik lain masuk daftar bahasan podcast, mulai dari insiden Autopilot hingga kehadiran kembali mobil listrik mungil Smart #2. Berikut poin-poin yang dibahas.

Roadster "Cyberfied" dan Klaim Kickflip

Tesla memperkenalkan Roadster baru dengan julukan Cyberfied, mengikuti bahasa desain Cybertruck yang bersudut tajam. Klaim paling mencolok adalah kemampuan mobil melakukan kickflip, gerakan berputar di udara seperti trik papan seluncur.

Klaim tersebut langsung memicu perdebatan di kalangan pengamat otomotif. Salah satu artikel yang dibahas dalam podcast mempertanyakan apakah kemampuan "terbang" Roadster benar-benar nyata atau hanya hasil rekayasa gas dingin yang disemburkan dari sistem propulsi.

Insiden Autopilot yang Kembali Disorot

Tesla mengonfirmasi bahwa sistem Autopilot atau FSD dalam kondisi aktif saat sebuah mobil menabrak median dan menewaskan seorang pria. Konfirmasi ini menambah panjang daftar pertanyaan soal keselamatan sistem bantuan pengemudi Tesla di jalan raya.

Kasus tersebut menjadi salah satu bahasan yang diangkat dalam episode podcast, berdampingan dengan peluncuran Roadster yang justru menonjolkan sisi performa ekstrem.

Smart #2 Hidupkan Kembali Fortwo Listrik

Di segmen mobil listrik mungil, Smart #2 disebut menghidupkan kembali konsep Fortwo dengan jarak tempuh 290 km dan harga 19.990 euro. Angka tersebut menempatkan Smart #2 sebagai salah satu EV kota paling terjangkau di pasar Eropa saat ini.

Posisi Smart #2 berbeda jauh dari Roadster yang menyasar segmen performa tinggi. Keduanya sama-sama menunjukkan bagaimana pabrikan memetakan pasar kendaraan listrik ke ceruk yang makin spesifik.

Rivian Rekrut Mantan Bos EV Ford dan Tesla

Mind Robotics, unit usaha Rivian, merekrut Doug Field yang sebelumnya memimpin pengembangan kendaraan listrik di Ford dan Tesla. Perekrutan ini dibaca sebagai sinyal ambisi Rivian memperkuat lini teknologi otomasi dan robotika.

Nama Doug Field dikenal sebagai salah satu eksekutif kunci di balik program kendaraan listrik Ford dan proyek mobil Tesla. Kepindahannya ke Rivian menambah dinamika persaingan talenta di industri EV Amerika Serikat.

Volkswagen ID. Buzz Versi Lebih Murah

Volkswagen menyiapkan ID. Buzz dengan harga lebih terjangkau, lengkap dengan sejumlah pembaruan yang disebut membawa "banyak saus rahasia". Langkah ini ditempuh VW untuk memperluas jangkauan minibus listriknya ke lebih banyak konsumen.

ID. Buzz sendiri sudah dikenal sebagai salah satu model listrik paling ikonik dari VW berkat desainnya yang mengacu pada Microbus klasik. Versi murah ini berpotensi mengubah peta harga minibus listrik di Eropa.

Cara Mengikuti Diskusi

Electrek Podcast tayang langsung setiap Jumat pukul 4 sore ET melalui kanal YouTube Electrek, dan menyediakan tautan siaran langsung di situs resminya. Penonton bisa mengirim pertanyaan dan komentar selama sesi berlangsung.

Setelah siaran berakhir sekitar pukul 5 sore ET, rekaman video diarsipkan di YouTube dan versi audio tersedia di berbagai aplikasi podcast. Electrek juga membuka kanal Patreon bagi pendengar yang ingin mendukung konten mereka.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top