Disparekrafpora Gorontalo Gelar Makan Malam untuk 3 Atlet Peraih 4 Medali ASEAN Games, Bahas Audiensi dengan Gubernur

Penulis: Ivan Setiawan  •  Jumat, 09 Oktober 2026 | 07:47:01 WIB
Kepala Bidang Olahraga Disparekrafpora Gorontalo Yusuf Lacuba memimpin pertemuan dengan tiga atlet peraih medali ASEAN Games.

GORONTALO — Kepala Bidang Olahraga Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Yusuf Lacuba, memimpin langsung pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut. Ia mewakili Kepala Disparekrafpora Sultan Kalupe yang masih dalam perjalanan dari Manado, Sulawesi Utara.

Pertemuan itu bukan sekadar jamuan formal. Yusuf menyebut pihaknya mendengarkan langsung pengalaman para atlet dan pelatih usai berlaga di ajang internasional tersebut.

Rencana Audiensi dengan Gubernur Gusnar Ismail

Dalam pertemuan itu, Disparekrafpora membahas rencana audiensi para atlet dan pelatih bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail. Penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih juga masuk dalam pembahasan.

Yusuf berharap capaian tersebut dapat memotivasi atlet-atlet muda Gorontalo lainnya untuk terus berlatih dan meraih prestasi serupa.

Bantahan soal Pemerintah Tak Perhatikan Atlet

Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menanggapi pemberitaan yang menyebut pemerintah provinsi tidak memberikan perhatian kepada atlet berprestasi. Menurutnya, perhatian dan pembinaan telah dilakukan sejak para atlet masih berusia sekolah.

Tiga atlet yang berlaga di ASEAN Games tersebut merupakan mantan atlet binaan PPLP/SPOBDA Provinsi Gorontalo.

"Kalau dikatakan Pemerintah Provinsi Gorontalo tidak memberikan perhatian, tentu perlu kita lihat prosesnya secara utuh. Tiga atlet ini merupakan mantan atlet binaan PPLP/SPOBDA Provinsi Gorontalo. Mereka dibina, diasramakan dan dilatih kurang lebih selama tiga tahun. Setelah lulus SMA, Alhamdulillah mereka mampu melanjutkan perjalanan hingga menjadi atlet nasional dan kemudian meraih prestasi di ASEAN Games," ujar Sultan Kalupe.

Proses Pembinaan Berlangsung Tiga Tahun

Sultan menjelaskan, pembinaan oleh pemerintah daerah tidak hanya berupa dukungan ketika atlet telah meraih prestasi. Proses pembentukan dan pengembangan kemampuan sejak usia muda menjadi bagian yang tak terpisahkan.

"Jadi ada proses panjang yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Mereka mendapatkan pembinaan, tinggal di asrama dan menjalani latihan secara terprogram. Kalau hari ini mereka bisa tampil dan meraih medali di ASEAN Games, tentu kita semua patut bersyukur dan bangga karena salah satu proses pembentukannya juga berlangsung melalui pembinaan yang dilakukan pemerintah daerah," jelasnya.

Sultan juga menyebut salah satu pelatih yang mendampingi atlet di ASEAN Games merupakan pegawai Disparekrafpora Provinsi Gorontalo. Hal itu menunjukkan keterlibatan unsur pemerintah daerah dalam mendukung prestasi olahraga.

Komitmen Pembinaan di Bawah Gusnar-Idah

Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie terus mendorong penguatan pembinaan olahraga. Ruang bagi atlet daerah untuk berkembang dan mengharumkan nama Gorontalo di tingkat nasional maupun internasional dibuka seluas-luasnya.

Raihan satu medali perak dan tiga medali perunggu tersebut menjadi catatan membanggakan bagi Gorontalo. Capaian ini sekaligus menegaskan pentingnya kesinambungan pembinaan olahraga di daerah.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: prosesnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top