GORONTALO — Federasi Sepak Bola Argentina tidak bisa mewujudkan keinginan memensiunkan nomor punggung 10 milik Lionel Messi. Regulasi FIFA mewajibkan setiap tim nasional peserta turnamen besar mengalokasikan nomor 1 hingga 26 kepada pemain, sehingga nomor 10 mustahil dikeluarkan dari daftar skuad di Piala Dunia atau Copa America.
Keinginan Presiden Federasi Sepak Bola Argentina, Claudio Tapia, untuk mengabadikan nomor punggung 10 sebagai penghormatan kepada Messi berbenturan dengan aturan yang mengikat semua peserta turnamen resmi. Selama Argentina masih tampil di kompetisi seperti Piala Dunia dan Copa America, nomor tersebut tetap harus dimiliki seorang pemain.
Messi menjalani pertandingan internasional ke-208 dan terakhirnya melawan Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires. Laga itu menutup perjalanan karier bersejarahnya bersama Tim Tango setelah membawa Argentina meraih gelar Piala Dunia 2022 dan dua trofi Copa America.
FIFA mewajibkan tim nasional yang berpartisipasi dalam turnamen besar mengalokasikan nomor 1 sampai 26 kepada para pemainnya. Konsekuensinya, nomor 10 tidak bisa dikosongkan atau ditarik dari daftar skuad selama Argentina berlaga di ajang resmi.
Argentina masih bisa membiarkan nomor 10 kosong dalam beberapa pertandingan persahabatan. Namun begitu turnamen internasional resmi bergulir, nomor itu harus diberikan kepada salah satu pemain, seperti dilaporkan situs Foot Mercato asal Prancis.
Artinya, meski Messi sudah pensiun dari level internasional, nomor punggung 10 akan muncul kembali bersama Argentina di Piala Dunia 2030 dan Copa America. Seorang pemain lain akan memikul tugas membawa nomor yang selama bertahun-tahun melekat dengan legenda sepak bola Argentina tersebut.
Messi mengenakan nomor 10 sejak 2009. Selama periode itu, nomor tersebut identik dengan dirinya, terutama setelah Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar.
Tapia sebelumnya menyatakan keinginannya memensiunkan nomor punggung 10 sebagai penghormatan kepada Messi. Langkah itu juga dimaksudkan mencegah pemain lain mengenakannya setelah Messi pensiun dari tim nasional.
Rencana tersebut tidak bisa dieksekusi sepenuhnya. Regulasi FIFA menjadi penghalang utama, sehingga nomor 10 Argentina hanya bisa "diistirahatkan" sementara di laga uji coba, bukan dipensiunkan permanen.
Dengan demikian, warisan nomor 10 Messi akan terus hidup di setiap turnamen yang diikuti Argentina. Pemain berikutnya yang memakainya akan menghadapi bayang-bayang legenda yang sudah mencetak sejarah bagi sepak bola Argentina.