GORONTALO — PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo resmi menjalin kerja sama dengan Kepolisian Daerah Gorontalo melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Pedoman Kerja Teknis. Langkah itu diambil guna memperkuat sinergi dalam mendukung keamanan dan kelancaran operasional ketenagalistrikan di wilayah kerja PLN Nusantara Power UP Gorontalo.
PKS dan Pedoman Kerja Teknis yang diteken kedua pihak menjadi dasar hukum dan teknis bagi penguatan koordinasi di lapangan. Fokus utamanya menyangkut aspek pengamanan serta keberlangsungan kegiatan operasional pembangkitan.
Melalui perjanjian itu, PLN Nusantara Power UP Gorontalo dan Polda Gorontalo diharapkan terus memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan lingkungan kerja. Operasional pembangkit sendiri menjadi bagian penting dalam penyediaan energi listrik bagi masyarakat.
Manager PLN Nusantara Power UP Gorontalo, Yan Suprayogi, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan Polda Gorontalo. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pengamanan dan koordinasi guna mendukung kelancaran operasional pembangkitan.
"Penandatanganan PKS dan Pedoman Kerja Teknis ini menjadi wujud komitmen bersama untuk memperkuat pengamanan dan koordinasi. Kami berharap kolaborasi dengan Polda Gorontalo dapat terus berjalan dengan baik demi mendukung operasional pembangkitan yang aman, andal, dan berkelanjutan," ungkap Yan.
Keamanan lingkungan kerja menjadi prasyarat utama agar pembangkit dapat beroperasi tanpa gangguan. Kondisi operasional yang aman dan kondusif berdampak langsung pada keandalan pasokan listrik ke rumah tangga, usaha, dan fasilitas publik di Gorontalo.
Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi berkelanjutan antara PLN Nusantara Power dan Kepolisian Daerah Gorontalo. Kedua pihak menargetkan terciptanya kondisi operasional yang aman dan kondusif di wilayah kerja pembangkit.