KABUPATEN GORONTALO — Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menyambut langsung kedatangan Dzulfikar di Bumi Serambi Madinah. Ia berharap kehadiran Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu mampu membangkitkan semangat kaum muda di daerah.
"Mudah-mudahan dengan berdirinya UMGO dan hadirnya Fakultas Kedokteran ini, kita bisa melahirkan dokter-dokter yang unggul dan berkualitas, dan tentunya bisa memberikan kontribusi yang banyak untuk profesi dan pembangunan Gorontalo," ujar Idah mewakili Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Dzulfikar menegaskan kader harus memiliki tiga basis utama: social base, skill base, dan intellectual base. Social base berarti kader punya basis sosial dan diterima di lingkungannya, skill base berkaitan dengan keterampilan, sedangkan intellectual base berhubungan dengan kapasitas intelektual.
"Tanamlah eksistensi dirimu di dalam tanah yang kuat, dengan akar yang kuat. Karena orang yang eksistensinya dibangun di atas dasar yang tidak kuat, maka sesungguhnya ketika dia tampil di permukaan, itu sesuatu yang lemah dan tidak sempurna," pesannya di hadapan peserta Rakorwil.
Lebih lanjut, Wamen P2MI mengingatkan tiga tugas kader dalam membangun peradaban: peradaban politik, loyalitas, dan ekonomi. Ia menilai ketiganya harus menjadi bagian dari perjuangan bersama meski pelaksanaannya penuh tantangan.
Dzulfikar juga mengutip pesan Ali bin Abi Thalib bahwa kebenaran yang tidak terorganisir dapat dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisir. Karena itu, perjuangan membangun kebaikan membutuhkan organisasi yang kuat.
Idah menyampaikan salam dari Gubernur Gorontalo kepada seluruh peserta Rakorwil. Menurutnya, Muhammadiyah selama ini konsisten mengembangkan pendidikan dan kesehatan, meski banyak kadernya aktif di dunia politik.
Kegiatan bertema "Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya" ini dihadiri seluruh kader dan pemuda Muhammadiyah se-Provinsi Gorontalo.