GORONTALO — Video amatir yang merekam semburan asap hitam tebal dari dalam tanah di depan sebuah ruko langsung menyebar luas di media sosial. Warga yang berada di lokasi berhamburan menjauh karena khawatir terjadi ledakan susulan.
Kapolsek Sawah Besar, Kompol Egy Irwansyah, membenarkan peristiwa itu. "Asap dari gardu listrik yang korslet, kemarin itu kejadiannya," ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (7/9/2026). Pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi dan mencegah warga mendekat sebelum akhirnya menyerahkan penanganan teknis kepada PLN.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, menjelaskan insiden berawal dari suara ledakan yang berasal dari kabel bawah tanah. Tak lama kemudian, muncul asap putih pekat dari area kabel dan panel switch PLN yang berubah menjadi asap hitam menyembur dari dalam tanah.
Objek yang terbakar adalah kabel tanam bawah tanah empat fase beserta panel switch-nya. Dugaan sementara, korsleting terjadi akibat suhu panas berlebih pada jaringan listrik bawah tanah yang sudah beroperasi.
Petugas gabungan dari BPBD DKI Jakarta, Satpol PP, Bhabinkamtibmas, Sudin Bina Marga Jakarta Pusat, PLN Posko Gunung Sahari, PPSU Kelurahan Pasar Baru, dan pengurus RW setempat langsung dikerahkan untuk melakukan kaji cepat dan pemantauan lokasi. Mereka juga mendampingi proses penggantian kabel distribusi dan panel switch yang rusak.
Proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 18.15 WIB di hari yang sama. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.
Kerugian material akibat kebakaran kabel bawah tanah dan panel switch PLN diperkirakan mencapai Rp25 juta. Hingga penanganan selesai, situasi di kawasan Pasar Baru dilaporkan aman dan aktivitas masyarakat kembali normal.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan jaringan listrik bawah tanah, terutama di kawasan padat penduduk seperti Jakarta Pusat, untuk mencegah gangguan serupa yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.