Saat Darurat Kekeringan, Gusnar-Idah Gelar Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

Penulis: Haris Maulana  •  Rabu, 02 September 2026 | 17:17:31 WIB
Pasar murah bersubsidi digelar Pemprov Gorontalo untuk meringankan beban warga terdampak kekeringan di tengah musim kemarau.

Pemerintah Provinsi Gorontalo bergerak cepat membantu warga di tengah musim kemarau. Kepemimpinan Gusnar Ismail dan Idah Syahidah Rusli Habibie mengucurkan tiga program rutin selama beberapa minggu terakhir. Program itu meliputi pasar murah bersubsidi, bantuan modal UMKM, hingga distribusi air bersih.

Kekeringan di Gorontalo terus meluas. Gubernur Gusnar telah menggelar Rapat Forkopimda bersama pemerintah kabupaten/kota. Salah satu usulan yang mengemuka adalah penetapan status Tanggap Darurat Kekeringan.

Data BPBD Provinsi Gorontalo per 30 Agustus 2026 mencatat dampak signifikan. Sebanyak 7.542 kepala keluarga atau 23.205 jiwa terdampak kekeringan. Wilayah terdampak tersebar di empat kabupaten, 27 kecamatan, dan 72 desa.

Bagi Gusnar, kemarau ini bukan sekadar persoalan gagal tanam. Lebih dari itu, daya beli masyarakat dikhawatirkan ikut tergerus. Karena itu, tiga langkah antisipatif dirancang untuk meringankan beban warga.

“Kurang lebih satu minggu ini, saya arahkan jajaran untuk fokus pada intervensi langsung ke masyarakat,” ujarnya menegaskan komitmen pemerintah daerah di tengah tekanan el Niño yang melanda wilayah Gorontalo.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: berita.gorontaloprov.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top