Komunitas Penyelam dan Mahasiswa UNG Angkat 50 Kilogram Sampah Plastik dari Pantai Botutonuo Bone Bolango

Penulis: Feri Andika  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:24:01 WIB
Personel gabungan mengangkat 50 kilogram sampah plastik dari perairan Pantai Botutonuo, Bone Bolango, Rabu (19/8/2026).

BONE BOLANGO — Sebanyak 30 personel gabungan diterjunkan dalam aksi bersih-bersih sampah di kawasan wisata Pantai Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (19/8/2026). Dari operasi tersebut, tim berhasil mengumpulkan sekitar 50 kilogram sampah plastik yang didominasi limbah rumah tangga terbawa arus laut.

Delapan orang di antaranya bertugas sebagai penyelam yang khusus mengumpulkan sampah di dasar laut. Titik pembersihan difokuskan pada area terumbu karang yang berada tepat di hadapan garis pantai wisata.

Barrier Reef Jadi Sasaran Utama Pembersihan

Perwakilan Komunitas Diver's Santuy Gorontalo, Gusnar Lubis Ismail, mengatakan perairan Desa Botutonuo memiliki karakteristik pesisir yang unik. Wilayah ini mempunyai barrier reef atau karang penghalang yang letaknya langsung berhadapan dengan garis pantai wisata dan ditumbuhi karang yang tergolong baik.

"Langkah ini penting dilakukan untuk menjaga kelestarian terumbu karang dari dampak buruk material plastik," kata Gusnar di Bone Bolango, Rabu.

Transplantasi Karang untuk Pulihkan Ekosistem

Selain membersihkan sampah, gabungan komunitas peduli lingkungan itu juga melakukan transplantasi terumbu karang pada titik-titik yang teridentifikasi mengalami kerusakan. Pembersihan permukaan dan dasar laut sengaja dioptimalkan agar struktur barrier reef maupun bibit-bibit karang yang baru ditransplantasi tidak tertutup atau rusak oleh sampah plastik.

Gusnar menegaskan gerakan ini menjadi media kampanye pengurangan sampah plastik bagi masyarakat sekitar serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah pesisir.

Bagian dari Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Aksi tersebut menjadi rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 kemerdekaan RI. Kegiatan ini dinilai sebagai bentuk refleksi perjuangan modern dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia, khususnya sektor perikanan yang menjadi pilar kejayaan laut nasional.

Kawasan wisata Pantai Botutonuo sebenarnya cukup terjaga kebersihannya berkat peran aktif Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang dibentuk pemerintah desa setempat. Meski volume sampah yang diangkat relatif sedikit, aksi ini diharapkan mampu memberi dampak positif bagi kelestarian lingkungan.

"Kami tidak akan berhenti menyuarakan kampanye lingkungan dan rutin melaksanakan aksi pembersihan sampah plastik, baik di kawasan pantai maupun bawah laut, demi menjaga kelestarian lingkungan maritim Gorontalo secara berkelanjutan," kata Gusnar.

Reporter: Feri Andika
Sumber: gorontalo.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top