GORONTALO — Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu diduga dipicu pembakaran sampah dan kursi bekas di pekarangan. Api yang semula kecil membesar akibat tiupan angin dan merembet ke bangunan rumah. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, bersama Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Romli Bin Ronan, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Refani.
Herwan Antoni menegaskan bahwa kehadiran jajaran Pemprov merupakan wujud kepedulian negara kepada warga yang tertimpa musibah. “Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami turut prihatin atas musibah yang dialami saudara Refani dan keluarga. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga pasca kebakaran,” ujarnya usai penyerahan simbolis.
Ia menambahkan, Pemprov Bengkulu berkomitmen hadir di garis depan dalam setiap dinamika bencana maupun musibah sosial. “Pemerintah tidak boleh tinggal diam ketika masyarakat mengalami kesulitan. Kehadiran kami menjadi bukti bahwa pemerintah hadir bersama masyarakat dalam setiap kondisi,” kata Herwan.
Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, Romli, menyebut paket bantuan yang disalurkan merupakan hasil kolaborasi kemitraan untuk menyokong kebutuhan mendesak keluarga korban selama masa panik. “Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan keluarga korban diberikan kekuatan serta ketabahan untuk bangkit kembali,” ucap Romli.
Bantuan logistik dan dana stimulan itu diharapkan bisa meringankan beban psikologis dan material yang diderita keluarga Refani. Mereka kini tengah merangkak memulai proses pemulihan pascatragedi kebakaran tersebut.
Mendapat uluran tangan dari jajaran pemangku kebijakan, keluarga Refani menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam. Intervensi bantuan ini dinilai sangat berharga bagi mereka yang tengah berduka dan kehilangan tempat tinggal.
Melalui aksi ini, Pemprov Bengkulu kembali menegaskan komitmennya memperkokoh kualitas pelayanan publik sekaligus memantik semangat gotong royong di tengah masyarakat. Kebakaran di kawasan Kebun Kenanga ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap aktivitas pembakaran sampah di area pemukiman padat.