POHUWATO — Perlindungan sosial bagi pekerja informal di Kabupaten Pohuwato mendapat suntikan baru. Bupati Saipul Mbuinga menyerahkan langsung kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada dua perwakilan penerima manfaat, Suriyati Monoarfa dan Nikson Daud, di ruang kerjanya, Senin lalu.
Program ini menjangkau pekerja rentan di 15 desa di kawasan Popayato serumpun. Masing-masing desa mendapat kuota 25 orang. Dari total 215 peserta, sebanyak 114 orang didukung PT IGL dan 101 orang lainnya oleh PT BTL.
Asisten CDO PT IGL dan PT Banyan Tumbuh Lestari, Ekomidarto A. Mudi, menyebut partisipasi perusahaannya sebagai bentuk tanggung jawab sosial sekaligus kontribusi terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan. “Melalui program ini, para peserta akan mendapatkan manfaat perlindungan berupa JKK dan JKM sesuai ketentuan BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Bupati Saipul Mbuinga menegaskan bahwa perlindungan bagi pekerja rentan menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia menilai sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan dunia usaha merupakan langkah strategis memperluas cakupan jaminan sosial.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah memperhatikan masyarakat sekitar melalui program CSR ini. Kami juga berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang terus membangun komunikasi dan sinergi,” ungkap Saipul dalam sambutannya.
Menurutnya, program ini tak hanya memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya saat menghadapi risiko kecelakaan kerja atau musibah kematian, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Pohuwato.
Perwakilan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pohuwato, Redho Mahendra, mengapresiasi kolaborasi ini. Ia menilai dukungan CSR perusahaan yang diperkuat komitmen pemerintah daerah menjadi contoh baik semangat gotong royong dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dukungan CSR perusahaan yang diperkuat oleh komitmen pemerintah daerah menjadi contoh baik semangat gotong royong dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Redho.
Redho menambahkan bahwa partisipasi aktif perusahaan dan pemda menjadi kunci untuk mencapai target Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kabupaten Pohuwato. Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan akan terus mendorong perluasan kepesertaan, terutama bagi pekerja sektor informal yang selama ini belum tersentuh program jaminan sosial.