Bupati Gorontalo Jadikan Banyaknya Lansia Sehat Indikator Keberhasilan Pelayanan Kesehatan Daerah

Penulis: Haris Maulana  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 23:30:31 WIB
Bupati Gorontalo menilai banyaknya lansia sehat sebagai indikator keberhasilan pelayanan kesehatan daerah.

LIMBOTO — Pemerintah Kabupaten Gorontalo memastikan bakal terus menjalankan program khusus untuk menjaga kesejahteraan warga lanjut usia. Langkah ini menyusul peringatan HLUN yang dihadiri lebih dari 200 perwakilan lansia dari berbagai kecamatan.

Angka Lansia Produktif Jadi Barometer Kesehatan

Dalam sambutannya, Sofyan Puhi menegaskan bahwa kuantitas lansia yang masih aktif dan sehat secara langsung mencerminkan mutu layanan kesehatan di daerah. “Makin banyak lansianya, maka ukuran standar kesehatan itu makin baik,” ujarnya.

Ia mengaku bersyukur melihat antusiasme para peserta yang hadir. Menurutnya, masih banyak lansia lain yang tidak sempat datang, namun jumlah yang hadir sudah menjadi indikator positif bagi Pemkab Gorontalo.

Program Khusus Lansia: Dari Kesehatan hingga Kegiatan Sosial

Pemkab Gorontalo menginstruksikan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dukcapil, hingga para camat untuk terus mendampingi kelompok lansia. Layanan yang digulirkan mencakup pemenuhan hak kesehatan, kegiatan sosial, dan program pendukung lainnya.

“Hasil pembangunan yang kita nikmati hari ini adalah hasil karya daripada para lansia saat ini yang hadir bersama kita,” tambah Sofyan. Ia meminta jajaran camat terus menghadirkan lansia dalam setiap agenda pemerintahan sebagai bentuk penghargaan.

Mengapa Peringatan HLUN Ke-30 Jadi Momen Penting?

Tahun ini peringatan HLUN mengusung tema nasional “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”. Bagi Pemkab Gorontalo, momen ini dimanfaatkan untuk mengukur sekaligus memperkuat komitmen terhadap kelompok usia lanjut. Sofyan menekankan bahwa apa yang dinikmati generasi saat ini tidak lepas dari sumbangsih para lansia di masa lalu.

Pemkab Gorontalo berharap ke depan semakin banyak lansia yang terjangkau layanan kesehatan dan sosial. Pendataan melalui Dukcapil dan jangkauan camat menjadi kunci agar tidak ada lansia yang terlewat dari program pemerintah daerah.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: go-pena.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top