KOTA GORONTALO — Tiga pimpinan Bawaslu Kota Gorontalo — Sukrin Saleh Taib, Herlina Antu, dan Erman Katili — hadir dalam prosesi serah terima jabatan dan ramah tamah Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo. Mereka didampingi koordinator sekretariat Berny Pakaja.
Acara yang berlangsung di lantai III Aula Amin Abdullah Kantor Bawaslu Provinsi Gorontalo itu dihadiri Deputi Administrasi Bawaslu RI Dr. Labayoni, Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Idris Usuli, serta pejabat sekretariat lama dan baru. Kepala Sekretariat sebelumnya, Nikson Entengo, menyerahkan jabatan kepada Plt Kasek Bawaslu Provinsi Gorontalo, Dr. Arya Mega Natalady Sumbayak.
Bukan Sekadar Seremoni
Ketua Bawaslu Kota Gorontalo Sukrin Saleh Taib menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Menurutnya, prosesi ini bertujuan memperkuat tata kelola kelembagaan, bukan sekadar pergantian pejabat.
“Momentum sertijab ini bukan hanya pergantian pejabat semata, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi dan semangat kolaborasi dalam menjalankan tugas kelembagaan,” ujar Sukrin.
Ia menambahkan, koordinasi antara provinsi dan kabupaten/kota harus semakin solid ke depannya. Hal ini penting mengingat beban kerja pengawasan pemilu yang membutuhkan dukungan administrasi dan sekretariat yang kuat.
Apresiasi untuk Kepala Sekretariat Lama
Sukrin secara kelembagaan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Nikson Entengo atas dedikasi selama menjabat. Menurutnya, kontribusi yang diberikan tidak hanya memperkuat tata kelola, tetapi juga mendukung kelancaran tugas pengawasan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Selain menjadi agenda formal, kegiatan ramah tamah juga menjadi ruang silaturahmi antarjajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu se-Provinsi Gorontalo. Suasana hangat terlihat saat para peserta saling bertukar pengalaman dan membahas tantangan pengawasan ke depan.
Harapan untuk Sekretariat Baru
Sukrin berharap kepemimpinan sekretariat yang baru dapat terus meningkatkan pelayanan administrasi. Ia optimistis, dengan sinergi yang terjaga, optimalisasi kerja pengawasan di seluruh tingkatan akan tercapai.
“Kami berharap koordinasi antara provinsi dan kabupaten/kota semakin solid,” pungkasnya.