GORONTALO — CBF mengumumkan perpanjangan kontrak Carlo Ancelotti sebagai pelatih kepala timnas Brasil hingga Piala Dunia 2030. Pengumuman itu dirilis pada Kamis (14/5) melalui laman resmi federasi, menegaskan kepercayaan penuh terhadap pelatih berusia 66 tahun tersebut.
“Berlanjutnya masa jabatan Ancelotti tidak hanya mencerminkan dukungan CBF terhadap pekerjaannya, tetapi juga kepercayaan yang telah dia raih dari skuad dan para penggemar Brasil sejak kedatangannya pada akhir Mei 2025,” demikian pernyataan resmi CBF.
Ancelotti ditunjuk sebagai pelatih timnas Brasil pada Mei 2025. Dalam tahun pertamanya, ia memimpin tim Samba dalam 10 laga dengan catatan lima kemenangan, dua imbang, dan tiga kekalahan. Di bawah arahannya, Brasil mencetak 18 gol dan kebobolan delapan kali.
“Saya datang ke Brasil setahun lalu. Sejak menit pertama, saya memahami apa arti sepak bola bagi negara ini,” kata Ancelotti dalam pernyataan yang dirilis CBF.
Presiden CBF, Samir Xaud, menyebut perpanjangan kontrak ini sebagai langkah krusial dalam proyek jangka panjang. “Hari ini adalah hari bersejarah bagi CBF dan sepak bola Brasil. Perpanjangan kontrak Carlo Ancelotti merupakan langkah lain dalam komitmen kami untuk memberikan struktur yang semakin solid, modern, dan kompetitif bagi tim nasional juara dunia lima kali ini,” ujar Samir Xaud.
Samir menambahkan, CBF terus berupaya menjaga Brasil tetap berada di level tertinggi sepak bola dunia. Upaya itu mencakup pengembangan tim nasional lain, kompetisi domestik, serta penguatan klub dan federasi di seluruh negeri.
Mantan pelatih Real Madrid itu menyampaikan apresiasinya kepada publik Brasil atas dukungan yang diberikan selama setahun terakhir. “Saya ingin berterima kasih kepada CBF atas kepercayaannya. Terima kasih Brasil atas sambutan hangat dan semua kasih sayang yang diberikan,” ujar Ancelotti.
Kini, Ancelotti bersiap memimpin Brasil di Piala Dunia 2026. Raksasa Amerika Selatan itu masuk dalam Grup C bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia. Dengan perpanjangan kontrak hingga 2030, Ancelotti diharapkan membawa Brasil meraih gelar juara dunia keenam kalinya.