GORONTALO — Penurunan penjualan Cybertruck menjadikannya kendaraan listrik dengan performa terburuk di pasar Amerika Serikat. Data menunjukkan bahwa sekitar 1.279 dari 7.071 unit terjual pada kuartal terakhir 2025 dibeli oleh perusahaan milik Elon Musk, termasuk SpaceX dan xAI. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai daya tarik dan reputasi Cybertruck yang semakin merosot di kalangan konsumen.
Minat terhadap kendaraan listrik di Amerika Serikat mengalami penurunan signifikan. Penjualan kendaraan listrik secara keseluruhan turun 27% dari awal 2025 hingga 2026. Di sisi lain, beberapa model seperti Chevrolet Silverado EV justru mencatatkan peningkatan penjualan, menunjukkan bahwa tidak semua produsen merasakan dampak yang sama.
Cybertruck terkenal dengan desain polarizing yang sempat menarik perhatian banyak penggemar Tesla. Namun, seiring waktu, konsumen mengeluhkan masalah desain dan kualitas produksi. Reputasi buruk Cybertruck semakin parah setelah Elon Musk terlibat dengan pemerintahan Trump, menjadikannya simbol bagi kelompok kanan jauh dan mengalienasi pembeli yang umumnya mendukung kendaraan listrik.
Kebencian terhadap Cybertruck semakin meningkat, dengan banyak pemilik melaporkan pengalaman buruk seperti perundungan dan vandalisme terhadap kendaraan mereka. Hal ini menjadikan pembelian Cybertruck berisiko, sehingga tarif asuransi kendaraan juga meningkat di beberapa perusahaan. Pelanggan kini harus mempertimbangkan tidak hanya harga beli tetapi juga potensi masalah setelah membeli kendaraan tersebut.
Dengan penurunan penjualan yang dramatis, Tesla menghadapi tantangan besar untuk memulihkan citra Cybertruck di pasar. Sementara beberapa model EV lain berhasil mempertahankan daya tariknya, Cybertruck harus berjuang keras untuk mendapatkan kembali perhatian positif dari konsumen.