LIMBOTO — Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi menggandeng PT Cahaya Menara Utama untuk melakukan revitalisasi besar-besaran terhadap Pakaya Tower. Kerja sama ini menandai upaya daerah dalam mengoptimalkan aset ikonik agar tampil lebih modern dan menjadi magnet baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Gorontalo.
Proses pengerjaan menara yang dibangun sejak tahun 2002 ini akan mengusung konsep inovatif. Salah satu daya tarik utama yang disiapkan adalah pemasangan videotron berbentuk bola yang diproyeksikan menjadi ikon visual baru untuk mempercantik wajah kawasan tersebut.
Selain aspek visual, perbaikan teknis pada fasilitas utama seperti tangga dan lift juga menjadi prioritas utama. Hal ini dilakukan agar fungsi operasional menara dapat kembali berjalan optimal bagi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan dari ketinggian secara aman.
Direktur Utama PT Cahaya Menara Utama, Yasen Yusuf, menjelaskan bahwa di lantai dasar menara akan dibangun sebuah kafe dengan segmentasi pasar menengah ke atas. Kehadiran kafe ini dirancang secara khusus agar tidak bersinggungan dengan pangsa pasar pelaku UMKM yang selama ini sudah berjualan di sekitar kawasan Pakaya Tower.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa kemitraan dengan pihak swasta merupakan langkah konkret untuk menjadikan aset daerah lebih produktif. Penataan tidak hanya menyasar fisik menara, tetapi juga mencakup estetika taman dan ruang publik di sekelilingnya agar terlihat lebih rapi.
“Revitalisasi ini diharapkan mampu menghadirkan kawasan yang lebih hidup, nyaman, sekaligus menjadi pusat aktivitas masyarakat,” ujar Sofyan.
Melalui kontrak pengelolaan dan rehabilitasi selama lima tahun, Pakaya Tower diharapkan kembali menjadi landmark kebanggaan masyarakat. Pemerintah daerah optimistis penataan ulang ini akan menciptakan ruang publik yang representatif sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata di Kabupaten Gorontalo.